Sukhoi Su-57

Pesawat Tempur Generasi Kelima Terbaru Rusia

Paus Biru

Mahluk Paling Besar Di Bumi

Lukisan Gua Kalimantan

Sebuah lukisan hewan berusia 40.000 tahun bergambar binatang buas misterius seperti sapi liar yang ditemukan di Gua Kalimantan, Indonesia

Kampung Wisata Tegallalang. Ubud, Pulau Bali

Menjelajahi Ubud - Kota Terindah di Dunia

The Vow

Film Romantis Terbaik Berdasarkan Kisah Nyata

BANGKAI KAPAL KUNO ROMAWI PERTAMA DITEMUKAN DI SIPRUS


BANGKAI KAPAL KUNO ROMAWI PERTAMA

MahessaBlog | Tim arkeologi dari Spyros Spyrou dan Andreas Kritiotis berhasil menemukan bangkai kapal kuno Romawi pertama saat menyelam di lepas pantai Tenggara Siprus. Para penyelam merupakan sukarelawan penyelam dengan tim riset arkeologi bawah laut dari Maritime Aecheological Research Laboratory (MARELab), Universitas Siprus,  seperti yang kami lansir dari laman LiveScience.com.


Para penyelam menemukan sisa-sisa kapal kuno ini dilepas pantai Protaras, sebuah kota resort yang terkenal dengan keindahan pantainya. Kapal kuno ini ditemukan tidak jauh dari bibir pantai dimana banyak turis berjemur dibawah sinar matahari yang menyengat. Selain menemukan bangkai kapal kuno Romawi, Para arkeolog juga menemukan sisa-sisa amphorae transportasi atau kendi kuno yang memiliki pegangan dan leher yang digunakan untuk menampung cairan berharga seperti minyak dan anggur.

Amphorae ini diperkirakan berasal dari Suriah dan Cilicia, provinsi Romawi Awal yang sekarang merupakan bagian dari Pantai Mediterania, Selatan Turki. 

Dengan ditemukannya kapal kuno Romawi Pertama ini diharapkan akan memberi penerangan baru tentang luasnya dan skala perdagangan lintas laut antara Siprus dan provinsi-provinsi Romawi lainnya di Mediterania Timur. 


Selama ini Siprus sangat terkenal dengan kekayaan arkeologi bawah lautnya. Pada tahun 2015 lalu, Tim peneliti juga menemukan makam keluarga kaya berusia 2.400 tahun yang tinggal di Siprus Utara. Di makam ini para peneliti menemukan banyak artefak seperti perhiasan, patung-patung, senjata dan juga kendi. 

Pada tahun yang sama, tim peneliti juga melaporkan sebuah jimat dua sisi berusia 1.500 tahun dengan palindrom efik 59 hurufyang ditemukan di kota kuno Nea Paphos di Siprus Barat Daya.

Sementara bangkai kapal kuno Romawi lainnya juga telah ditemukan di lepas pantai Israel, Mesir dan juga Italia.


Editor: Rey Mahessa
Sumber: LiveScience.com



Views
Share:

S-500, SISTEM RUDAL PERTAHANAN BALISTIK JARAKJAUH TERBARU RUSIA


S-500, SISTEM RUDAL PERTAHANAN BALISTIK JARAKJAUH TERBARU RUSIA

MahessaBlog | S-500 adalah sistem rudal anti pesawat dan rudal pertahanan balistik jarak jauh terbaru Rusia yang sedang dikembangkan. Rudal ini diproduksi sebagai versi lanjutan dari rudal pertahanan udara Rusia S-400 yang pengembangan sistemnya telah dimulai sejak tahun 2002 yang lalu oleh perusahaan Almaz-Antey. Sistem rudal balistik jarak jauh terbaru Rusia ini juga sering disebut sebagai Prometey (Prometheus) dan Triumfator-M. 


Pengujian prototipe diperkirakan telah dimulai pada tahun 2015. Sementara produksi sistem pertahanan udara S-500 dilaporkan akan dimulai pada tahun 2017 dan rencananya akan digunakan oleh Angkatan Bersenjata Rusia pada tahun 2020 yang pada rencana awalnya akan menggunakan 10 rudal S-500.

Perlu Anda ketahui bahwa S-500 bukanlah sistem rudal pertahanan balistik jarak jauh yang diupgrade dari rudal pertahanan udara S-400 milik Rusia. Rudal S-500 didesain untuk mencegat rudal balistik. Rudal ini rencananya memiliki jangkauan 500-600 km dengan mencapai target pada ketinggian sekitar 40 km. 

S-500, SISTEM RUDAL PERTAHANAN BALISTIK JARAKJAUH TERBARU RUSIA
Beberapa sumber melaporkan bahwa rudal pertahanan udara S-500 mampu melacak rudal balistik dan mencegatnya hingga 5-10 target rudal balistik yang melaju dengan kecepatan 5-7 kilometer per detik. Selain itu rudal S-500 juga dapat menargetkan satelit orbit rendah. S-500 diharapkan dapat melindungi kota Moskow dan wilayah disekitarnya. 

Oleh Rusia, rudal pertahanan udara S-500 ini direncanakan untuk menggantikan sistem rudal anti balistik A-135 yang sudah menua. Rudal S-500 hanya akan digunakan untuk melawan target yang paling penting seperti rudal balistik antarbenua, AWACS dan pesawat pengacau. Sistem rudal S-500 akan membawa rudal yang memiliki beragam jarak dan akan digunakan untuk mencegat target yang berbeda.   

Beberapa sumber melaporkan bahwa sistem rudal S-500 dapat mendeteksi rudal balistik pada rentang 2.000 km dan hulu ledak rudal balistik pada kisaran 1.300 km. Sistem ini dapat mengalahkan sistem rudal balistik antarbenua sebelum hulu ledaknya kembali memasuki atmosfer.




Telah dilaporkan bahwa S-500 dapat meluncurkan rudal dalam waktu singkat sekitar 10 menit perjalanan. Rudal ini juga dapat dianggap sebagai sistem yang dapat bertahan, karena setelah meluncurkan missil misilnya, ia dapat secara singkat dapat dioperasikan kembali.

S-500, SISTEM RUDAL PERTAHANAN BALISTIK JARAKJAUH TERBARU RUSIA

Rudal S-500 bersifat mobile. Semua peralatan dapat dibawa oleh truk mobilitas tinggi dan berat. Rudal S-500 dapat dibawa dan diluncurkan dari truk BAZ-69069 dengan konfigurasi 10x10. Sementara dua pusat komando akan berada pada truk BAZ-69092-12 6X6. Sedangkan radar akuisisi dan manajemen pertempuran akan ditarik dengan truk traktor BAZ-6403.01 8X8 dan radar akuisisi lainnya akan dipasang pada sasis BAZ-69096 10X10 serta radar rudal anti balistik akan dipasang pada sasis BAZ-69096 10X10. Semua kendaraan ini memiliki mobilitas lintas negara yang baik.


Sumber lain juga mengatakan bahwa Rusia tengah mengembangkan sistem rudal pertahanan udara jarakjauh S-1000 yang merupakan modifikasi dari pengembangan rudal S-500. 


Editor: Rey Mahessa
Sumber: Military-Today.com

Views
Share:

AVANGARD, PELUNCUR RUDAL BALISTIK HIPERSONIK ANTARBENUA TERBARU RUSIA


AVANGARD, PELUNCUR RUDAL BALISTIK HIPERSONIK ANTARBENUA TERBARU RUSIA

MahessaBlog | Avangard adalah peluncur rudal balistik hipersonik antarbenua paling canggih di dunia saat ini. Peluncur hipersonik. yang sangat mematikan di dunia ini dikembangkan oleh Assosiasi Penelitian dan Mesin Bangunan Rusia dan mulai diuji ketangguhannya pada tahun 2004 lalu. Peluncur rudal ini mampu terbang dengan kecepatan hipersonik dilapisan atmosfir berat, bermanufer dengan jalur terbangnya yang dengan ketinggiannya mampu menembus pertahanan anti rudal musuh.


The Avangard yang sebelumnya dikenal sebagai "Objek 4202", Yu-71 dan Yu-74 adalah kendaraan peluncur hipersonik Rusia (HGV) yang dapat dibawa sebagai muatan MIRV oleh UR-100UTTKh, R-36M2 dan RS-28 Sarmat, ICBM berat yang bermuatan hulu ledak nuklir dan konvensional.

The Avangard adalah salah satu dari enam senjata strategis baru Rusia yang diresmikan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin.  

Karateristik kinerja hulu ledak belum diungkapkan secara resmi. Kendaraan peluncur yang memiliki panjang 5,4 meter dan mampu terbang dengan kecepatan Mach 20 dengan hulu ledak nuklir 150 kiloton hingga 1 megaton menjadikan rudal balistik antarbenua Avangard senjata paling menghancurkan di dunia saat ini.

Menurut Komandan Pasukan Rudal Strategis, Sergei Karakayev, tubuh kendaraan terbuat dari bahan komposit yang membuatnya tahan terhadap panas hingga beberapa ribu derajad dan dapat melindungi dirinya dari iradiasi laser. Kendaraan ini dilengkapi dengan sistem termoregulasi yang dikembangkan oleh Nauka Research and Production Association.  


AVANGARD, PELUNCUR RUDAL BALISTIK HIPERSONIK ANTARBENUA TERBARU RUSIA

Menurut beberapa sumber, hulu ledak rudal balistik antarbenua Avangard yang dipandu (spacehead) sari sistem rudal balistik antarbenua Avangard yang diberi kode 15Yu71 ini dikembangkan sebagai bagian dari pekerjaan R & D "4202" oleh spesialis dari Korporasi Militer dan Industri "Assosiasi Penelitian dan Produksi Pembangunan Mesin" (kota Reutov) dibawah bimbingan Kepala Desainer Pavel Sudyukov. Sementara Badan Antariksa Federal Rusia bertindak sebagai pelanggan untuk pekerjaan Litbag "4202".

Senjata baru rudal balistik hipersonik antarbenua Avengard ini telah diresmikan oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin dalam pidato kenegaraannya di Dewan Negara pada 1 Maret 2018. Menurut data Angkatan Rudal Strategis Rusia, Sistem rudal Avangard hipersonik akan memasuki tugas tempur dengan divisi rudal Dombarovsky di wilayah Orenburg pada tahun 2019 ini.


AVANGARD, PELUNCUR RUDAL BALISTIK HIPERSONIK ANTARBENUA TERBARU RUSIA
Uji Coba

Pada 19 Februari 2004, Wakil Kepala Pertama Staf Umum Rusia, Yuri Baluyevsky mengatakan kepada wartawanbahwa selama latihan para spesialis menguji kendaraan luar angkasa yang mampu terbang dengan kecepatan hipersonik sambil bermanuver melalui jalur dan ketinggian penerbangannya. dan karena itu mampu melakukan melewati kelompok pertahanan rudal regional musuh.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, Secara keseluruhan 31 peluncur berbasis silo dari Rudal Yars dan Avangard diperkirakan akan bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rusia tahun ini termasuk penempatan rudal hipersonik di kapal perang Angkatan Laut Rusia.

Pengembangan senjata hipersonik Avangard Rusia ini diyakini lebih efektif daripada persenjataan rudal balistik antarbenua AS.

Rudal Hipersonik Avangard

Menurut data tidak resmi, pengujian "objek 4202" telah diadakan sejak tahun 2004di ruang angkasa Baikonur dan Yasny dimana roket RS-18B berdasarkan pada rudal balistik antarbenua 15A35 dari kompleks rudal strategis UR-100NUTTKh digunakan sebagai pengangkut. Menurut sumber terbuka, peralatan peluncuran fasilitas eksperimental untuk pekerjaan R&D "4202" dikembangkan oleh Biro Desain Bangunan Mesin Khusus (St. Petersburg). Sementara set peralatan transportasi dan teknologi dibuat oleh Biro Desain "Motor".


Editor: Rey Mahessa
Sumber: kantor Berita Tussia TASS.
 

   
Views
Share:

TRIDENT II - RUDAL BALISTIK ANTARBENUA PALING MEMATIKAN DI DUNIA



TRIDENT II

MahessaBlog | Trident II adalah rudal balistik antarbenua paling mematikan di dunia (ICBM) yang dirancang untuk mengirimkan senjata nuklir. Rudal ini memiliki jangkauan 7.500 km - 12.000 km dan dapat membawa lebih dari satu hulu ledak nuklir. Sebagian rudal trident II didukung oleh Multiple Re-entry Vehicle (MIRV) yang dapat ditargetkan secara mandiri. Jadi satu rudal Trident II dapat membawa beberapa hulu ledak yang masing-masing dapat menyerang target ditempat yang berbeda. Selanjutnya Trident II membawa serangkaian umpan yang memungkinkan dapat mengatasi pertahanan udara musuh.

Baca Juga: TOR M2DT - Sistem Pertahanan Rudal Tercanggih Rusia 

Trident II atau Trident D5 dapat diluncurkan dari kapal selam. Rudal ini adalah versi yang sudah ditingkatkan dari versi sebelumnya Trident C4 dengan muatan yang lebih besar, jangkauan yang lebih panjang serta akurasi yang lebih tepat sasaran. Rudal yang pertamakalinya diperkenalkan pada tahun 1990 oleh Amerika Serikat dan Inggris ini diangkut oleh 14 kapal selam kelas Ohio (USA) dan 4 kapal selam kelas Vanguard (Inggris).

TRIDENT II

Rudal Trident II memiliki jangkauan 7.800 km dengan muatan penuh dan 12.000 km dengan muatan yang dikurangi. Jadi meskipun Trident II bukanlah rudal balistik terpanjang di dunia dibandingkan dengan ICBM lainnya, kapal selam balistik yang dipersenjatai oleh Trident II selalu dapat mendekati target mereka untuk mengurangi jangkauan tembak.

Baca Juga: S-400 Triumph - Rudal Pertahanan Udara Terbaik Rusia

Setiap rudal balistik Trident II AS dapat membawa hingga 14 hulu ledak dengan dapat menghasilkan masing-masing 475 kT memiliki jangkauan yang sangat akurat dengan memiliki CEP sekitar 90 meter. Rudal ini dipandu untuk mencapai target dengan menggunakan sistem navigasi astro-inersia. Setiap hulu ledak memiliki bobot 175 kg. Meskipun Perjanjian Mulai I antar AS dan Rusia mengurangi jumlah ini menjadi 8 hulu ledak, Pada tahun 2010, perjanjian tindak lanjut ditandatangani oleh AS dan Rusia yang disebut "New Start'. Jadi saat ini rudal Trident II AS dipersenjatai oleh 8 hulu ledak nuklir dengan hasil masing-masing 475 kT. Masuk kembali manuver kendaraan untuk menghindari pertahanan udara musuh. Setiap kendaraan masuk kembali ditargetkan secara mandiri.

Sementara Rudal Trident II Inggris menggunakan hulu ledak lokal yang berbeda. Berdasarkan perjanjian tahun 1958, Amerika Serikat memberikan cetak biru desain hulu ledak kepada Inggris. Tetapi desain, produksi dan pemeliharaan Rudal Trident II Inggris adalah murni tanggung jawab Inggris. Selain itu Inggris tidal dibatasi oleh perjanjian pengurangan senjata nuklir dan mampu mengembangkan versi yang lebih baik dari hulu ledak itu sendiri. 

Rudal Trident II Inggris mampu membawa 12 hulu ledak nuklir . Pemeliharaan Rudal Trident II Inggris dilakukan di AS. Namun Badan Senjata Atom Inggris di Aldermaston melakukan semua desain, kontruksi, pemasangan dan pemeliharaan hulu ledak sendiri.  

TRIDENT II
Sebagai rudal balistik antar benua paling mematikan di dunia, Trident II tidak hanya memiliki jangkauan yang mengesankan, muatan yang besar dan akurat, Namun rudal paling mematikan di dunia ini dapat diluncurkan dari kapal selam.

Setiap kapal selam kelas Ohio AS, dapat membawa 14 rudal balistik Trident II. Kapal-kapal selam kelas Ohio memiliki area patroli di perairan dekat dengan AS atau bagian-bagian terpencil di lautan dunia, membuat langkah-langkah anti kapal selam yang hampir mustahil dilakukan secara efektif, apalagi kapal, secara akustik sangat tenang. Perlu dicatat bahwa AS mengendalikan sebagian besar wilayah perairan Dunia dengan semua armadanya. Hal ini memungkinkan kapal selam sekelas Ohio untuk tetap tidak terdeteksi oleh armada laut musuh.

TRIDENT II

Sementara kapal selam Inggris, Vanguard dapat membawa 16 rudal balistik antarbenua Trident II dengan membawa maksimal 192 hulu ledak nuklir. Meskipun Angkatan Laut Inggris pada awalnya bersikeras bahwa kapal selam hanya mengangkut 96 hulu ledak nuklir dengan 8 rudal Trident II, Namun sejak Tinjauan Pertahanan Strategis, ini telah dikurangi menjadi 48 hulu ledak nuklir per kapal selam   

Baca Juga: RQ-4 Global Hawk - Pesawat Pengintai Tanpa Awak Tercanggih Di Dunia    

Pada saat yang sama, posisi rudal balistik stasioner berbasis silo diketahui dan ditargerkan oleh rudal nuklir musuh. Jadi kapal selam balistik dengan Rudal Trident II memiliki peluang yang sangat besar untuk selamat dari serangan pertama begitu negara diserang musuh.

Direncanakan bahwa Rudal balistik antarbenua Trident II akan beroperasi dengan Angkatan Laut AS hingga tahun 2042.


Editor : Rey Mahessa
Sumber: Military-Today.com

 
Views
Share:

RQ-4 GLOBAL HAWK, PESAWAT PENGINTAI PALING CANGGIH DI DUNIA SAAT INI


RQ-4 GLOBAL HAWK, PESAWAT PENGINTAI PALING CANGGIH DI DUNIA SAAT INI

MahessaBlog | RQ-4 Global Hawk adalah pesawat pengintai tanpa awak tercanggih di dunia saat ini yang didesain oleh perusahaan Northrop Grumman untuk digunakan oleh Angkatan Udara (USAF) dan Angkatan Laut Amerika Serikat.

Global Hawk adalah pesawat pengintai tanpa awak terbesar dan tercanggih di dunia saat ini dan merupakan pesawat tanpa awak pertama yang memperoleh sertifikasi dari FAA (badan penerbangan Amerika) untuk terbang dan mendarat di bandara sipil secara otomatis. Karena keunggulannya ini, Global Hawk diharapkan dapat menjadi perintis pesawat penumpang dengan pilot otomatis dimasa yang akan datang. 


Pada saat pengujian, RQ-4 Global Hawk mampu terbang dari Amerika Serikat ke Australia pulang pergi dengan membawa sejumlah alat pengintai. Untuk keperluan militer pesawat ini dapat dipergunakan sebagai alat pengintaian, pengawasan dan survei intelijen pada daerah yang luas dengan jangka waktu yang cukup lama. 

RQ-4 Global Hawk pertamakali terbang pada 28 Februari 1998 dari pangkalan udara AS di California. Pesawat ini kemudian dipindahkan ke Angkatan Laut Amerika Serikat pada tahun 2004 dan memulai misi tempurnya pada Maret 2006. Pesawat pengintai paling canggih di dunia ini mampu terbang selama 30 jam pada ketinggian 18.000 meter. 

RQ-4 GLOBAL HAWK, PESAWAT PENGINTAI PALING CANGGIH DI DUNIA SAAT INI


Pesawat pengintai ini dapat terbang tinggi dan tahan lama dengan rangkaian sensor terintegrasi yang dapat memberikan kemampuan intelijen, pengawasan dan pengintaian (ISR) ke seluruh dunia. Misi utama RQ-4 Global Hawk adalah untuk menyediakan spektrum luas kemampuan pengumpulan ISR untuk mendukung pasukan tempur bersama dalam masa damai, kontingensi dan operasi masa perang. Global Hawk dapat melengkapi sistem pesawat pengintaian berawak dan ruang angkasa dengan menyediakan cukupan waktu yang real time menggunakan intelijen pencitraan atau IMINT dan sinyal intelijen atau SIGINT, sensor.


Global Hawk diproduksi dalam empat blok yang berbeda. Tujuh pesawat blok 10 dibeli tetapi sudah pensiun dari persediaan di FY11. Blok 20 pada awalnya hanya dilengkapi dengan kemampuan IMINT, tetapi empat blok 20 akan dikonversi ke konfigurasi relay komunikasi EQ-4 yang membawa muatan Battlefield Airborne Communication Node (BACN). Sementara Blok 30 adalah platform multi-intelijen yang secara bersamaan membawa elektro-optik , inframerah, radar aperture sintetis (SAR) dan sensor SIGINT pita tinggi dan rendah. Blok 30 Initial Operating Capability (IOC) dideklarasikan pada Agustus 2011. Sebelas Blok 30 saat ini dilengkapi dengan sensor IMINT dan mendukung setiap perintah kombatan geografis serta misi tempur dalam Operasi Enduring Freedom dan Iraqi Freedom / New Fawn. Blok 30 juga mendukung Operasi Odyssey Dawn di Libya dan upaya bantuan kemanusiaan selama Operasi Tomodachi di Jepang.

Sistem SIGINT akan ditambahkan kesemua Blok 30 mulai tahun 2012. Sementara Blok 40 akan membawa radar Technology Insertion Programme (RTIP), radar array yang dipindai secara elektronik aktif yang akan menyediakan data SAR dan Ground Moving Target Indicator (GMTI), Blok 40 IOC yang diproyeksikan pada tahun 2014.

RQ-4 Global Hawk diterbangkan oleh Launch Recovery Element (LRE) dan Mission Control Element (MCE). LRE terletak di pangkalan pesawat dan befungsi untuk meluncurkan dan memulihkan pesawat saat dalam perjalanan ke dan dari area target. MCE mengendalikan Global Hawk untuk sebagian besar misi ISR seperti LRE. MCR diawaki oleh satu orang pilot tetapi menambahkan operator sensor ke kru. Tautan data perintah dan control dan tampilan antarmuka (kokpit) yang memberikan pengamanan dan status pesawat , status sensor, dan sarana untuk mengubah jalur navigasi pesawat. Dari stasiun ini pilot berkomunikasi dengan entitas luar untuk mengkoordinasikan misi )kontrol lalu lintas udara, pengontrol udara, pengontrol darat dan aset ISR lainnya.

Workstation operator sensor menyediakan kemampuan untuk secara dinamis memperbarui rencana pengumpulan dalam waktu nyata, memulai kalibrasi sensor dan memonitor status sensor. Operator sensor juga membantu simpul eksploitasi dengan kontrol kualitas gambar, prioritas dek target dan pelacakan pemandangan untuk memastikan operasi yang lancar.


Sistem ini menawarkan berbagai pilihan pekerjaan jangka panjang dan daya tahan 28+ jam yang memungkinkan fleksibilitas luar biasa dalam memenuhi persyaratan misi.

RQ-4 GLOBAL HAWK, PESAWAT PENGINTAI PALING CANGGIH DI DUNIA SAAT INI

RQ-4 Global Hawk dimulai sebagai Demontrasi Teknologi Konsep Canggih pada tahun 1995. Sistem ini dapat meningkatkan utilitas militer dan memberi panglima perang kemampuan resolusi ISR dengan ketinggian dan tahan lama. 

Meskipun masih dalam misi pengembangan, Pesawat pengintai paling canggih di dunia saat ini telah dikerahkan secara operasional untuk mendukung operasi darurat di luar negeri sejak tahun 2001. Global Hawk UAS menyediakan cuaca buruk, siang malam, pengintaian dan pengawasan di seluruh dunia secara terus menerus.

Dalam nama RQ-4, "R" adalah penunjukkan untuk Departemen Pertahanan untuk pengintaian dan "Q" berarti sistem pesawat tak berawak serta "4" mengacu pada serangkaian sistem pesawat terbang yang diujicobakan dari jarak jauh. "E" di EQ-4 menggambarkan konfigurasi komunikasi pesawat yang dilengkapi dengan BACN.


Pesawat pengintai paling canggih di dunia, RQ-4 Global Hawk dioperasikan oleh Skuadron OPengintai ke-12 di Pangkalan Angkatan Udara Beale, California dan 348 RG  di Grand Forks AFB, N.D. 1 RS memberikan pelatihan formal yang berlokasi di Beale AFB.

Spesifikasi RQ-4 Global Hawk

Pabrikan : Northrop Grumman, Raytheon, L3 Comm
Layanan : USAF, Angkatan Laut AS.
Pembangkit listrik : Mesin Turbofans Rolls Royce-Amerika Utara F137-RR-100
Kecepatan : 310 knot
Kisaran : 8.700 nm.
Persenjataan : Tidak ada
Awak (jarak jauh) : Tiga (Pilot LRE, Pilot MCE dan operator sensor)


Editor: Rey Mahessa
Sumber: Millitary-com

             
Views
Share:

F-117 NIGHTHAWK. PESAWAT SILUMAN PERTAMA DI DUNIA


F-117 NIGHTHAWK. PESAWAT SILUMAN PERTAMA DI DUNIA

MahessaBlog | F-117 Nighthawk adalah pesawat tempur siluman pertama di dunia hasil program pesawat siluman Lockheed Have Blue yang merupakan pesawat tempur pertama yang dirancang khusus menggunakan teknologi siluman.

Dikembangkan dengan kerahasiaan besar, Lockeed's Skunk Works mengembangkan pesawat perang taktis operasional pertama di dunia dengan menggunakan teknologi yang tidak dapat diamati atau berteknologi siluman, untuk mengurangi kerentanan terhadap deteksi radar musuh.

Baca Juga: 9 Pesawat Siluman ini Mirip dengan UFO

F-117 dibangun secara rahasia selama akhir tahun 1970-an dan tidak dipublikasikan hingga tahun 1988. Prototipe pertama F-117 Nighthawk diperkenalkan untuk pertamakalinya pada tahun 1981 dan pada tahun 1983, unit pertama mulai operasional bersama USAF. F-117A secara resmi diakui oleh Pentangon pada tahun 1988 dan pada tahun 1989, F-117 Nighthawk mulai beraksi selama invasi AS ke Panama.

F-117 Nighthawk memberikan kontribusi yang signitifkan pada Operation Desert Storm. 42 unit F-117 Nighthawk terbang dari Arab Saudi dalam misi malam hari melawan target prioritas tinggi di Irak yang tengah menduduki Kuwait. Selain itu F-117 Nighthawk menyerang sasaran di Serbia dalam Operasi Pasukan Sekutu pada tahun 1999. 

Dalam misi di Serbia, F-117 Nighthawk tertembak jatuh oleh pasukan Serbia, yang pada akhirnya reruntuhan pesawat sampai ke Rusia dan Cina. Diperkirakan bahwa pesawat siluman Rusia dan Cina yang dibuat dengan penampang radar yang diperkecil mungkin menggunakan beberapa teknologi dari pesawat tempur siluman pertama di dunia, F-117 Nighthawk yang hancur.

Baca Juga: 10 Model Pesawat Paling Unik Di Dunia

F-117 NIGHTHAWK. PESAWAT SILUMAN PERTAMA DI DUNIA

Dalam perencanaannya, USAF mendesain F-117 Nighthawk untuk digunakan menyerang pusat-pusat militer, pusat sektor pertahanan udara, jembatan utama dan lapangan udara. F-117 Nighthawk menggunakan sistem navigasi internal yang sangat akurat untuk menempatkan sasaran di posisi yang tepat untuk memulai serangan.

Inframerah yang diarahkan kedepan dan inframerah bawah yang digunakan untuk mendapatkan target. Amunisi dengan pemandu presisi dipandu langsung kesasaran oleh laser boresighted dengan inframerah bawah.

Baca Juga: 10 Pesawat Tempur Tercanggih Di Dunia

F-117 NIGHTHAWK. PESAWAT SILUMAN PERTAMA DI DUNIA

Setelah Perang Teluk, F-117 Nighthawk keluar dari program rahasia ASF dan diintegrasikan ke dalam kemampuan perang dari Komando Tempur Udara. Pada tahun 1990, Lockheed memulai Program Peningkatan Kemampuan Ofensif untuk 57 unit F-117A yang tersisa dari 59 unit pesawat yang diproduksi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efektivitas tempur dengan mengurangi beban kerja kokpit. Peningkatan ini menambahkan sistem manajemen penerbangan baru, Instrumentasi kokpit baru dengan tampilan multi-fungsi penuh warna, peta bergerak digital, dan sistem akuisisi dan penunjukkan infra-merah yang dipasang di menara. 

Sistem navigasi internal digantikan dengan sistem gyro laser cincin baru yang kemudian mengintegrasikan GPS. Semua pesawat tempur F-117 Nighthawk telah ditingkatkan pada tahun 1995. F-117 Nighthawk kemudian ditempatkan di pangkalan udara Holloman, New Mexico.

Pesawat siluman pertama di dunia ini pensiun dari Angkatan Udara AS pada tahun 2008, karena adanya pesawat siluman terbaru AS lainnya yaitu F-22 Raptor dan pesawat tempur generasi kelima F-35 Lightning II.   


Editor: Rey Mahessa
Sumber: Military-Today.com

 
Views
Share:

UKIRAN KUDA TANPA KEPALA BERUSIA 12.000 TAHUN DITEMUKAN DI PERANCIS


UKIRAN KUDA TANPA KEPALA BERUSIA 12.000 TAHUN DITEMUKAN DI PERANCIS

MahessaBlog | Para arkeologi berhasil menemukan ukiran kuda tanpa kepala berusia 12.000 tahun dan empat binatang lainnya yang diukir oleh para seniman Zaman Batu ditempat yang sekarang terletak di Barat Daya Perancis.

Desain gambar dekorasi diametris mengelilingi hewan-hewan di ukiran batu pasir yang siapapun yang membuatnya adalah bagian dari industri Azillian, sebuah tradisi alat di Eropa yang berkembang selama zaman Paleolitik dan Mesolitik awal dimana alat-batu dari batu kecil dimasukan ke dalam pegangan yang terbuat dari tulang atau tanduk. Paleolitik juga dikenal sebagai zaman batu tua, sedangkan Mesolitik dikenal juga sebagai zaman batu menengah.

Saat ditemukan, Ukiran kuda tanpa kepala berusia 12.000 tahun ini terlihat telah rusak. sehingga kuda yang tertutupi sekitar setengah dari balok batu terlihat tidak berkepala. Empat kaki dan tiga kuku kuda itu terlihat sangat realitis, kata Lembaga Penelitian Arkeologi Nasional (Inrap) seperti yang kami lansir dari laman LiveScience.com.

Selain ukiran kuda tanpa kepala, para arkeolog juga menemukan ukiran hewan yang sedikit lebih kecil yang kemungkinannya sejenis Rusa atau kuda lainnya. Garis besar aurochs, spesies liar yang telah punah juga ditemukan. Disisi lainnya pada lempengan batu terdapat garis-garis halus yang menggambarkan pantat kuda.

Para arkeolog menemukan ukiran kuda tanpa kepala berukuran 25 x 18 cm tersebut di dekat stasiun kereta Angouleme, utara Bordeaux, Perancis. Situs ini pernah digunakan oleh pemburu Azilian prasejarah menurut penemuan sebelumnya dimana para arkeolog telah menemukan beberapa peralatan kuno seperti pencakar batu dimana alat-alat ini dapat membantu orang-orang Paleolitik untuk memotong-motong makanan dari daging.

Pada penemuan sebelumnya di situs ini, Para arkeolog juga telah menemukan perapian, tumpukan kerikil yang bisa dipanaskan untuk keperluan memasak dan juga tulang-tulang hewan.Selain itu, para arkeolog juga telah menemukan panah dan pemotong batu api.


Editor: Rey Mahessa
Sumber: LiveScience.com

     
Views
Share:

TOR M2DT - SISTEM PERTAHANAN RUDAL UDARA TERCANGGIH RUSIA


TOR M2DT - SISTEM PERTAHANAN RUDAL UDARA TERCANGGIH RUSIA

MahessaBlog | TOR M2DT adalah sistem pertahanan rudal udara tercanggih Rusia terbaru yang dirancang khusus untuk dioperasikan di lingkungan Arktik yang keras untuk melindungi pangkalan militer utara Rusia seperti pelabuhan, lapangan udara, markas pasukan, pisat komando dan aset militer penting Rusia lainnya. 

TOR M2DT pertamakalinya diungkapkan kepada publik pada tahun 2017. Sistem ini digunakan oleh Angkatan Darat Rusia sejak tahun 2018. 


DT-30PM dirancang khusus untuk beroperasi dimedan yang sulit dimana tidak ada jalan diwilayah tersebut. Sistem pertahanan rudal udara Rusia ini mengartikulasikan konfigurasi dengan dua bagian. Bagian depan TOR M2DT memiliki kabin kontrol maju yang tertutup bagi pengemudi dan operator. Hal ini juga mengakomodasikan mesin dan unit belakang membawa peluncur dan radar misil.Sistem pertahanan rudar udara tercanggih Rusia ini dapat menyerang semua jenis target udara modern seperti melawan pesawat tempur, helikopter, UAV, berbagai rudal dan amunisi dengan pemandu presisi yang dapat menghancurkan target yang gagal dihantam oleh sistem pertahanan udara jarak jauh dan menengah.

TOR M2DT dapat melibatkan banyak target secara bersamaan. Dikatakan juga bahwa sistem pertahanan udara ini dapat membelokkan serangan udara musush besar-besaran, ketika musuh secara ekstensif menggunakan tindakan balasan elektronik. Rudal ini diluncurkan secara vertikal dengan jarak tembak maksimum 16 km dengan ketinggian maksimum 10 km. 


Diasumsikan bahwa sistem ini dioperasikan oleh tiga orang awak seperti semua sistem Tor sebelumnya. Awak disini termasuk komandan, operator dan juga pengemudi. Semua sistem TOR M2DT berkerja secara otomatis sehingga kru tidak bisa melakukan apa-apa. 

TOR M2DT tidak bersenjata dan tidak membawa persenjataan defensif selain rudal pertahanan udara jarak dekat.

TOR M2DT - SISTEM PERTAHANAN RUDAL UDARA TERCANGGIH RUSIA
Chassis Tor M2DT memiliki mobilitas lintas negara yang luar biasa karena treknya yang lebar dengan tekanan tanah yang rendah. Dikatakan bahwa kendaraan ini dapat melindas ranjau anti-tank tanpa terjadinya ledakan. DT-30PM dapat dengan mudah berpergian kemanapun walaupun tidak ada jalan. TOR M2DT dapat menembus salju, pasir hingga tanag berawa. Selanjutnya sistem ini sepenuhnya amfibi.

Kompartemen engine terletak dibelakang kabin depan. Kendaraan ini ditenagai oleh mesin diesel YaMZ yang dapat mengembangkan 800 hp. Mesin ini dilengkapi dengan pemanas awal dan dapat dimulai pada suhu rendah sekitar -50 derajad Celsius. Kendaraan ini memiliki gearbox 4 speed dengan diferensial penguncian. Hal ini memungkinkan untuk memilih dan mengatur mode berkendara yang optimal untuk berbagai kondisi jalan. Keempat trek karet digerakan. Kecepatan maksimum hingga 45 km / jam, tergantung pada kondisi medan. Sementara untuk kecepatan amfibi dapat mencapai 5 km / jam.

Kendaraan reload TOR M2DT dilengkapi dengan derek dan pembawa peluru kendali. Hal ini juga didasarkan pada sasis pembawa semua medan terartikulasi DT-30PM yang sama. Diperlukan sekitar 30 menit hingga 45 menit untuk memuat ulang 16 rudal.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia kepada kantor berita Russia, TASS, Unit-unit pertahanan udara Armada Utara Rusia telah mengadakan latihan tembakan langsung pertama di wilayah latihan Kapustin Yar untuk belajar mengoperasikan sistem pertahanan rudal udara TOR M2DT terhadap sasaran udara. 


"Selama latihan penembakan langsung, para kru berhasil menghancurkan semua target manuver yang bergerak sangat cepat yang diluncurkan dari berbagai arah yang terbang pada ketinggian minumum dan maksimum," kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Hingga saat ini, pasukan Rusia telah mener12 sistem pertahanan rudal udara pertama yang diproduksi oleh TOR M2DT untuk menjaga wilayah Arktik yang keras. 


Editor: Mahessa Rey
Sumber: Military-Today.com, TASS.com


Views
Share:

Z-10 - HELIKOPTER TEMPUR CANGGIH CINA TERBARU


Z-10 - HELIKOPTER TEMPUR CANGGIH CINA TERBARU

MahessaBlog | Z-10 adalah helikopter tempur tercanggih Cina terbaru yang perkembanganya dimulai sejak pertengahan tahun 1990-an. Helikopter tempur tercanggih Cina ini dirancang atas bantuan teknis yang besar dari Eurocopter dan Agusta serta dibantu juga oleh biro desain helikopter Kamov, Rusia. 


Prototipe Z-10 melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2003 dan digunakan oleh tentara Cina sekitar tahun 2009-2010.

Z-10 adalah helikopter tempur tercanggih Cina terbaru yang sangat tangguh. Beberapa sumber mengatakan bahwa Z-10 berada pada kelas yang sama dengan AH-2 Rooivalk dan A-129 Mangusta namun masih dibawah ketangguhan AH-64E Apache Guardian. Misi Z-10 adalah sebagai helikopter tempur tangguh di medan perang dengan kemampuan tempur udara ke udara dan udara ke darat.


Z-10 - HELIKOPTER TEMPUR CANGGIH CINA TERBARU

Helikopter Z-10 memiliki konfigurasi tempur standar dengan badan pesawat yang sempit dan cockpit tandem yang digerakan. Gunner duduk di depan dan pilot duduk dibelakang, Badan pesawat memiliki sisi miring untuk mengurangi pendeteksian radar. Semua area vital diyakini terlindungi oleh pelat baja.


Z-10 dibekali dengan persenjataan yang cukup lengkap. yang terdiri dari meriam 30 mm, rudal anti-tank HJ-8 atau HJ-9 yang sebanding dengan TOW-2A, rudal anti-tank HJ-10 yang sebanding dengan AGM-114 Hellfire dan rudal udara ke udara TY-90. Z-10 juga mampu membawa roket yang tidak dioperasikan.

Z-10 - HELIKOPTER TEMPUR CANGGIH CINA TERBARU
Helikopter tempur tercanggih Cina ini ditenagai oleh dua mesin turboshaft Pratt & Whitney PT6C-67C Kanada yang masing-masing dapat mengembangkan 1.531 shp. 

Helikopter tempur Z-10 juga dilengkapi dengan kontrol fly-by-wire, penglihatan dipasang di helm untuk tampilan head-up, televisi dan sensor infra-merah yang menghadap kedepan, radar dan penerima peringatan laser dan jammer inframerah.










Editor: Rey Mahessa
Sumber: Military-Today.com


  
Views
Share:

AH-64E APACHE GUARDIAN - HELIKOPTER TEMPUR PALING MEMATIKAN DI DUNIA


AH-64E APACHE GUARDIAN - HELIKOPTER TEMPUR PALING MEMATIKAN DI DUNIA

MahessaBlog | Helikopter Tempur AH-64E adalah helikopter serang paling mematikan di dunia versi terbaru dari AH-64 yang digunakan oleh Angkatan Darat AS. AH-64E juga sering disebut dengan Apache Guardian. Helikopter ini telah ditingkatkan dari versi sebelumnya seperti mesin yang lebih kuat, transmisi yang ditingkatkan, sistem persenjataan yang lebih canggih serta fitur[fitur canggih lainnya yang belum terdapat pada versi sebelumnya. Helikopter tempur ini juga dilengkapi dengan dengan radar kendali api Longbow. 

Helikopter serbu AH-64E Apache Guardian dilengkapi dengan mesin General Electric T-700 GE-701D yang dapat mengembangkan 1.994 shp sebagai pengganti 1.800 shp versi lama. Helikopter ini juga telah meningkatkan transmisi ke coupe dengan kekuatan ekstra. AH-64E memiliki bilah rotor komposit baru yang dirancang untuk menahan serangan dari senjata anti-pesawat 23 mm. Kecepatan helikopter ini dapat mencapai 300 km / jam.


Helikopter tempur paling mematikan di dunia ini dilengkapi dengan sensor baru, avionik dan teknologi baru untuk operasi malam, Selain itu helikopter AH-64E Apache Guardian dapat mengontrol beberapa UAV. Helikopter serbu paling mematikan ini dioperasikan oleh dua awak, termasuk pilot dan penembak.

AH-64E APACHE GUARDIAN - HELIKOPTER TEMPUR PALING MEMATIKAN DI DUNIA

Kecanggihan lainnya yang terdapat di helikopter tempur paling mematikan di dunia ini terdapat banyak fitur untuk melindungi awak dan meingkatkan kemampuan bertahan helikopter. Badan pesawat dirancang untuk menahan serangan dari senjata kaliber hingga 12,7 mm Bilah motor dapat menahan serangan hingga 23 mm. Kanopi plat datar besar dilengkapi dengan baju zirah boran, Sementara para kru dapat duduk di kursi anti kecelakaan.

AH-64E memiliki sistem knalpot penekan infra merah dan dilengkapi dengan dispenser sekam dan suar. Kedua fitur ini dikombinasikan mengurangi kemungkinan terkena rudal pertahanan udara musuh.


Kedua anggota kru pesawat dilengkapi dengan berbagai sensor dan sistem canggih untuk mendeteksi dan menyerang target, Helm mereka memiliki sistem penampakan helm terintegrasi.

AH-64E juga dilengkapi dengan berbagai persenjataan canggih seperti Meriam M230 30 mm dengan 1.200 butir amunisi, 4 hardpoint pada sayap rintisan yang dapat membawa berbagai rudal, AH-64E dapat membawa hingga 16 AGM-114R Hellfire 2 peluru kendali anti-tank. 

AH-64E APACHE GUARDIAN - HELIKOPTER TEMPUR PALING MEMATIKAN DI DUNIA
Apache Guardian AH-64E juga dapat membawa hingga 2 sidewinder AIM-9, empat Stinger AIM-92 atau empat rudal udara ke udara Mistral. Dua rudal anti-radiasi AGM-122 Sidearm udara ke darat yang dapat menargetkan radar musuh, Helikopter tempur ini juga dilengkapi dengan empat pod 19-shot dengan roket Hydra 70 yang tidak diarahkan.   

Selain memiliki persenjataan lengkap dan sangat mematikan, Helikopter AH-64E Apache Guardian ini juga dilengkapi dengan radar kendali api Longbow yang juga digunakan dalam varian AH-64D. Fitur ini memberikan kemampaun untuk menembakan rudal anti tank berpemandu anti tank AGM-114R Hellfire-2 dalam mode api. Tanpa radar ini, rudal Hellfire-2 diluncurkan dengan cara saling berhadapan. Radar dapat mendeteksi, mengklarifikasi dan memprioritaskan 1 target secara bersamaan dan dapat melihat melalui kabut asap yang menggagalkan sensor infra-merah atau TV.

Angkatan Darat AS berencana menambah 56 helikopter AH-64E Apache Guardian untuk menggantikan helikopter 634 AH-64D standart yang telah usang. Selain itu helikopter paling mematikan di dunia ini juga telah diekspor ke Arab Saudi dan Taiwan. Sementara India memesan 22 helikopter, Indonesia 8, Qatar 24, Korea Selatan 36, dan Uni Emirat Arab memesan 30 helikopter.


Pada tahun 2014, Irak memesan 24 helikopter AH-64E Apache Guardian tetapi kemudian membatalkan pemesanan ini. Pada tahun 2015, Inggris telah meminta untuk membuat ulang 50 dari Helikopter Longbow Apache WAH-64D dari standar ke AH-64E terbaru.


Editor: Rey Mahessa
Sumber: Military-Today.com

Views
Share:

Blog Archive

Bookmarking

Ikuti Facebook