Sukhoi Su-57

Pesawat Tempur Generasi Kelima Terbaru Rusia

Paus Biru

Mahluk Paling Besar Di Bumi

Lukisan Gua Kalimantan

Sebuah lukisan hewan berusia 40.000 tahun bergambar binatang buas misterius seperti sapi liar yang ditemukan di Gua Kalimantan, Indonesia

Kampung Wisata Tegallalang. Ubud, Pulau Bali

Menjelajahi Ubud - Kota Terindah di Dunia

The Vow

Film Romantis Terbaik Berdasarkan Kisah Nyata

RUSIA AKAN LUNCURKAN DUA SATELIT KOMUNIKASI MILITER DI TAHUN 2019


RUSIA AKAN LUNCURKAN DUA SATELIT KOMUNIKASI MILITER DI TAHUN 2019

MahessaBlog | Pada tahun 2019, Rusia akan meluncurkan dua satelit komunikasi militer Meridian-M. Selain itu Rusia juga akan menyelesaikan pembuatan kelompok komunikasi militer orbital yang terdiri dari empat satelit Blagovest seperti yang kami lansir dari kantor berita Tass pada 31/05/2019.

"Peluncuran dua satelit komunikasi militer Rusia ini akan memberikan kemungkinan untuk memperluas area aksesbilitas komunikasi satelit di wilayah Rusia dan di luar Rusia termasuk di Kutub Utara," kata Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu.


Satelit Blagovest

Satelit komunikasi militer Rusia Blogovest pertama adalah Kosmos-2520, Diluncurkan dari pelabuhan antariksa Baikonur pada 17 Agustus 2017. Sementara satelit komunikasi militer Rusia kedua dari seri Kosmos-2526 diluncurkan pada 19 April 2018 dari Baikonur Cosmodrome yang pada awalnya peluncuran ini direncanakan pada 25 Desember 2017 tetapi ditunda karena ada masalah dengan perangkat onboard.

Satelit komunikasi militer Rusia ketiga Blagovest diluncurkan pada Desember 2018 dan yang keempat akan diluncurkan ke orbit pada pertengahan bulan Juli 2019 ini.

Kementerian Pertahanan Rusia berencana untuk menggelar pengelompokkan empat satelit Blagovest pada tahun 2020. 

Satelit komunikasi militer Rusia ini dirancang untuk menyediakan akses berkecapatan tinggi ke internet, mentransmisikan data dan menawarkan komunikasi konferensi telepon dan video dengan menggunakan frekuensi ka- dan ku- band yang canggih.


Satelit Meridian-M

Perusahaan Sistem Satelit Informasi Reshetnev Rusia menerima pesanan pada tahun 2017 untuk membuat empat satelit komunikasi militer Meridian-M (versi modern dari kendaraan luar angkasa Meridian).

CEO Reshetnev, Nikolai Testoyedov sebelumnya mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa perusahaan berencana untuk memproduksi satelit Meridian-M pertama pada akhir tahun 2018, yang kedua di 2019, yang ketiga di tahun 2020 dan yang keempat di tahun 2022. Waktu dipilih untuk memastikan penggantian yang direncanakan satelit Meridian yang ada.


Meridian adalah satelit generasi kedua untuk menggantikan kendaraan antariksa Molniya dan Raduga. Masa kerja aktif operasional dari satelit komunikasi militer Rusia ini adalah tujuh tahun.  

    
Views
Share:

SUKHOI SU 57 - PESAWAT TEMPUR SILUMAN GENERASI KELIMA TERCANGGIH RUSIA


SUKHOI SU 57 - PESAWAT TEMPUR SILUMAN GENERASI KELIMA TERCANGGIH RUSIA

MahessaBlog | Seperti pesawat tempur siluman generasi kelima lainnya F-22 Raptor dan F-35 Lightning II milik Amerika Serikat dan J-20 milik Cina, Rusia secara mengejutkan juga mengeluarkan pesawat tempur terbaru generasi kelima Su-57 yang merupakan pertarung generasi kelima pertama Rusia. Pesawat ini telah melakukan penerbangan pertamanya pada 29 Januari 2010, ketika terbang selama 47 menit dari pabrik pesawat Yuri Gagarin di Timur Jauh Rusia. Pesawat ini memiliki teknologi siluman, radar yang kuat dan kemampuan untuk melaju di atas kecepatan suara. 

Sukhoi Su-57 adalah pesawat tempur siluman terbaru Rusia dari generasi kelima yang pada awalnya bernama PAK FA (Furure Frontline Aircraft System) sebagai pejuang superioritas udara, tetapi pesawat ini juga memiliki kemampuan serangan darat sekunder yang dirancang untuk menggantikan pesawat tempur MiG-29 dan Su-27 yang sudah tua. Hal ini merupakan jawaban atas Rusia untuk Raptor F-22 AS. 

SUKHOI SU 57 - PESAWAT TEMPUR SILUMAN GENERASI KELIMA TERCANGGIH RUSIA

Sukhoi Su-57 yang juga dikenal sebagai Prospective Airborne Complex of Frontline Aviation - PAK PA atau T-50 adalah jet tempur siluman generasi kelima Rusia terbaru. Pesawat ini dirancang untuk menghancurkan semua jenis target udara dan menyerang target darat dan permukaan, memantau wilayah udara pada jarak jauh dari pangkalan penyebaran, menghancurkan markas besar musuh, pos komando, kontrol sistem musuh. Selain itu jet ini juga dapat melibatkan berbagai senjata yang diarahkan dan yang tidak diarahkan termasuk rudal udara ke udara jarak pendek, menengah dan jarak jauh, rudal udara ke permukaan.

Selain dipersenjatai dengan senjata-senjata yang sangat mematikan, Pesawat tempur siluman Rusia ini  dapat memantulkan dan menyerap bahan-bahan dan lapisan glider serta peperangan elektronik. Pantauan radar musuh akan tidak terlihat saat senjata dibawa di dalam pesawat. Langkah-langkah melemahkan sinyal dan membelokannya dari sumber radar. Radar musuh tidak dapat menerima informasi tentang lokasi dan kecepatan pesawat.   

Pengembangan pesawat generasi kelima ini dimulai pada tahun 2001. Sebuah prototipe T-50 terungkap dan melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2010. Pada tahun 2014, prototipe pro-produksi dikirim ke Angkatan Udara Rusia untuk uji coba dan evaluasi dan uji coba ini selesai pada tahun 2015. Pesawat ini direncanakan akan memasuki layanan pada 2017 - 2018 dan akan mencapai kemampuan operasional penuh pada tahun 2020. Namun pada tahun 2017 sumber resmi melaporkan bahwa pesawat itu belum siap untuk produksi skala penuh. Kemungkinan kemunduran ini terkait dengan masalah teknis, pengembangan beberapa sistem intinya yang belum lengkap seperti mesin, rudal dan elektronik baru serta masalah pendanaan. 

Pada tahun 2017, PAK FA mendapatkan sebutan baru Sukhoi Su-57 reguler dan Angkatan Udara Rusia setidaknya akan memiliki hingga 150-200 unit dari pesawat tempur siluman terbaru ini. Dan untuk sementara Angkatan Udara Rusia memerintahkan pesawat tempur multi peran Su-35 sebagai pengganti sementara untuk dapat dioperasikan sampai pesawat tempur siluman Su-57 tersedia. 

Pada tahun 2018 setidaknya 9 pesawat tempur siluman Su-57 dibangun termasuk prototipe dan pesawat tempur pra-produksi. Direncanakan pada tahun 2018, batch pertama dari 12 pesawat tempur siluman Su-57 akan dikirimkan ke Angkatan Udara Rusia. Faktanya pada tahun 2018 beberapa pesawat siluman Su-57 pra-produksi dikerahkan ke Suriah. Produksi skala penuh direncanakan akan dimulai pada tahun 2019.

Meskipun disebut sebagai pesawat tempur siluman dari generasi kelima, ada beberapa keraguan serius tentang hal ini. karena beberapa pejabat militer AS menyebut pesawat siluman Su-57 hanya sebagai pejuang generasi maju. Rusia masih tertinggal dalam pengembangan, akuisisi dan penggunaan beberapa teknologi terbaru. Meskipun Sukhoi Su-57 dapat mengurangi pendeteksian radar dan sejumlah perbaikan lainnya atas pesawat tempur multi peran Sukhoi Su-35. 

Pengembangan pesawat tempur siluman Su-57 sebagian didanai oleh India yang juga berencana memiliki 250 jet tempur generasi berikutnya yang dikenal sebagai HAL FGFA atau Fighter-Fighter Aircraft Generation. Direncanakan versi India akan berbeda dengan versi Rusia. Beberapa sumber melaporkan bahwa HAL FGFA akan memiliki konfigurasi twin-seat.
SUKHOI SU 57 - PESAWAT TEMPUR SILUMAN GENERASI KELIMA TERCANGGIH RUSIASUKHOI SU 57 - PESAWAT TEMPUR SILUMAN GENERASI KELIMA TERCANGGIH RUSIA

Layanan pesawat tempur siluman ini umumnya konvensional. Su-57 menggunakan pembentukan siluman untuk membelokan gelombang radar. Persenjataan disimpan di teluk senjata internal yang tidak akan membahayakan teknologi siluman radarnya. Secara keseluruhan radar ini kurang terlihat jika dibandingkan dengan pesawat tempur Rusia sebelumnya.

Pesawat tempur siluman Su-57 ini menggunakan dua mesin Saturn 117S (AL-41F1S) yang menghasilakn 142 Kn dorong pada Afterburning dan 86,3 Kn kering. Mesin ini juga digunakan pada pesawat tempur Sukhoi Su-35S. Spesifikasi yang tepat dari mesin baru ini tidak diketahui namun beberapa sumber mengklaim bahwa mesin baru ini menghasilkan 175 Kn daya dorong setelah pembakaran. Su-57 mampu terbang dengan kecepatan supersonik tanpa menggunakan afterburnernya.

Dua teluk senjata internal besar dipasang bersama-sama di antara mesin. Ada juga dua sidebays untuk rudal udara ke udara jarak pendek. Pesawat tempur siluman terbaru Rusia ini dipercaya mampu membawa hingga 7.500 Kg persenjataan. Pesawat tempur ini memiliki 10 hardpoint internal dan 6 eksternal untuk R-74M dan rudal udara ke udara R-77M, Rudal udara ke permukaan Kh-38M, Kh-31AD dan Kh rudal anti radiasi 35U, rudal anti radiasi Kh-31PD dan Kh-58UShK, KAB-250, KAB-500 dan bom berpandu KAB-1500. Selain itu Sukhoi Su-57 juga mampu membawa rudal jelajah yang diluncurkan BRAHMOS NG segera setelah tersedia.

Pesawat tempur siluman Su-57 juga dilengkapi dengan meriam 30 mm barel tunggal. Senjata ini memiliki laju tembakan 1.500 per menit.    


Editor: Rey Mahessa
Sumber: Military-Today.com
   
Views
Share:

RUSIA DEMONTRASIKAN PESAWAT SILUMAN GENERASI KELIMA SU-57 DI PAMERAN MAKS 2019


SUKHOI SU-57
Pesawat Siluman Generasi Kelima Su-57

MahessaBlog | Rusia akan mendemontrasikan kehebatan pesawat siluman generasi kelima Sukhoi Su-57 bersama-sama dengan pesawat multi-peran Sukhoi Su-35 dan Su-35SM serta pesawat pelatihan tempur Yak-130 di acara kedirgantaraan MAKS 2019 di kota Zhukovsky di luar kota Moskow pada 27 Agustus - 1 September 2019.

SUKHOI SU-57
Sukhoi Su-57

Pada acara kedirgantaraan MAKS 2019, Rusia juga akan menampilkan pesawat angkut militer II-112V ringan, pesawat tempur multi-peran SU-35, Su-30SM dan pesawat pelatihan tempur YAK-130 dengan multi manuver yang sangat menakjubkan.

Selain itu para tamu undangan aerospace show juga akan dapat melihat Helikopter Temir Mi-28NE dan Ka-52, Pesawat angkut militer Mi-171Sh dan Mi-17V-5 dan pesawat militer canggih lainnya milik Angkatan Udara Rusia.

Sebelumnya pada tahun 2017, Sepasang Pesawat Siluman Sukhoi Su-57 (PAK FA) mendemontrasikan unsur-unsur pertempuran udara di acara kedurgantaraan MAKS 2017 untuk pertama kalinya. Salah satu pesawat siluman ini melancarkan serangan dan pesawat yang lain menghindarinya dengan menunjukkan kemampuan bermanuver untuk menghindari serangan senjata musuh. Pilot juga menunjukkan kemampuan manuver aerobatik seperti Cobra Pugachev yaitu terbang dengan sudut kritis serangan dengan gerakan pada kecepatan minimum.

Baca Juga: Spesifikasi Lengkap Pesawat Tempur F-35 Lightning II

SUKHOI SU-35S
Sukhoi Su-35S

Sukhoi Su-57 adalah pesawat tempur siluman generasi kelima yang dirancang untuk menghancurkan semua jenis target udara pada jarak dekat dan jauh serta menghancurkan target di darat dan laut serta mengatasi kemampuan pertahan udara tanpa terlihat oleh radar musuh.

Su-57 mulai terbang untuk pertamakalinya pada 29 Januari 2010. Dibandingkan dengan pendahulunya, Sukhoi Su-57 menggabungkan fungsi pesawat serang dan jet tempur dengan menggunakan bahan komposit dan teknologi inovasi serta pesawat tempur.Konfigurasi aerodinamis memastikan pesawat ini tidak terlihat oleh radar musuh dan inframerah.

Baca Juga : 10 Pesawat Tempur Tercanggih Di Dunia

HELIKOPTER KA-52
Helikopter Ka-52

Persenjataan pesawat sangat mencukupi khususnya rudal hipersonik, Kecanggihan Pesawat Siluman Su-57 ini telah teruji dalam pertempuran di Suriah.

Baca Juga: F-22 Raptor, Pesawat Tempur Tercanggih Di Dunia Saat Ini 

Spesifikasi Pesawat Siluman Sukhoi Su-57

SPESIFIKASI SU-57
Pesawat siluman generasi kelima Su-57 menggunakan dua mesin saturn 117S (AL-4F1S) yang dapat menghasilkan 142 Kn dorong pada afterburning dan 86,3 kN kering yang juga digunakan pada mesin Su-35S, Namun prototipe T-50 menggunakan mesin Saturnus yang benar-benar baru. Beberapa sumber mengklaim bahwa Su-57 dapat menghasilkan 175 Kn daya dorong setelah pembakaran, Su-57 mampu terbang dengan kecepatan supersonik tanpa menggunakan afterburnernya.

Dua teluk senjata internal besar dipasang bersama-sama diantara mesinnya. Ada juga dua Sidebays untuk rudal udara ke udara jarak pendek. Dipercaya bahwa pesawat siluman generasi kelima ini mampu membawa hingga 7.500 kg persenjataan. 

Pesawat tempur siluman ini memiliki 10 hardpoint internal dan 6 eksternal untuk rudal R-74M dan rudal udara ke udara R-77M, rudal udara kepermukaan Kh-38M, Kh-31AD, dan Kh-rudal anti radiasi 35U, rudal anti radiasi Kh-31PD dan Kh-58 UShK, KAB-250, KAB-500 dan obom otomatis KAB-1500 serta mampu membawa rudal jelajah yang diluncurkan oleh BRAHMOS NG segera setelah tersedia.

Pesawat tempur siluman ini juga dilengkapi dengan meriam 30 mm barel yang dapat melaju hingga 1.500 putaran per menit.  


Editor: Rey Mahessa
Sumber: Tass.com 

Views
Share:

PARA ILMUWAN TEMUKAN JEJAK PEMUKIMAN ZAMAN BATU DI LAUT UTARA


PARA ILMUWAN TEMUKAN JEJAK PEMUKIMAN ZAMAN BATU DI LAUT UTARA
Doggerland yang terletak antara pantai timur Inggris dengan daratan Eropa.
sumber gambar: Anton Balazh


MahessaBlog | Jauh di bawah laut utara, Para ilmuwan telah menemukan hutan fosil yang menyimpan jejak manusia purba prasejarah yang tinggal disana sekitar 10.000 tahun yang lalu sebelum tanah itu terkubur dibawah gelombang laut beberapa ribu tahun kemudian.

Baca Juga: Peneliti Temukan Sisa-Sisa Pemukiman Zaman Batu Kuno Di Swedia 

Penemuan ini memberi para ilmuwan harapan baru dalam pencarian pemukiman yang hilang dari Zaman Batu Tengah atau Mesolitik, Pemukiman para pemburu pengumpul. Karena temuan ini menunjukkan bahwa mereka telah menemukan jenis lanskap bentang alam kuno tertentu.

Dalam temuan jejak pemukiman zaman batu ini, Para ilmuwan mengambil sampel sedimen dari hutan fosil yang terendam dalam 11 hari perjalanan mereka di Laut Utara dengan menggunakan kapal riset RV Belgica di wilayah Doggerland yang juga dikenal sebagai wilayah Brown Bank atau Brown Ridge. Para ilmuwan meyakini bahwa mereka akan menemukan jejak pemukiman zaman batu ditanah yang telah tenggelam ini.

"Kami benar-benar yakin bahwa kami sangat dekat dengan pemukiman prasejarah," kata arkeolog Vincent Gaffney, dari Universitas Bradford di Inggris. "Jumlah artefak secara historis dari wilayah itu memberitahu kita bahwa ada sesuatu disana," katanya.

"Kami sekarang telah mengindetifikasi daerah-daerah dimana permukaan tanah Mesolitik dekat dengan permukaan laut," katanya lebih lanjut. " Jadi kita bisa menggunakan kapal keruk atau kapal lainnya untuk mendapatkan sampel yang lebih besar," katanya.

Para ilmuwan sekarang berencana untuk mengunjungi kembali daerah Brown Bank dengan kapal penelitian Belanda pada musim gugur nanti. Dengan kapal pengerukan yang lebih berat yang memungkinkan mereka mengambil lebih banyak sampel dari hutan fosil purba yang terendam.

Baca Juga: 7 Kawasan Lahirnya Peradaban Kuno di Dunia

PARA ILMUWAN TEMUKAN JEJAK PEMUKIMAN ZAMAN BATU DI LAUT UTARA
Sumber gambar: Dr. Simon Fitch - Proyek Lost Fontiers Eropa (Universitas Bradford).

Sejarah Doggerland

Doggerland pernah menjadi daerah daratan ribuan mil persegi di tempat yang sekarang menjadi pantai timur Inggris dan daratan Eropa. Nama pulau ini diambil dari Dogger Bank yang berada di dekatnyam sebuah wilayah dangkal yang sering dikunjungi pada abad pertengahan oleh kapal-kapal nelayan Belanda yang disebut doggers.

Wilayah ini menjadi populer setelah es utara menyusut pada waktu zaman es berakhir sekitar 12.000 tahun yang lalu dan menjadi dataran luas berhutan yang dihuni oleh sekawanan hewan dan pemukiman pengumpul dan pemburu manusia zaman batu.

Baca Juga: Tim Arkeolog Temukan Perisai Kulit Dari Zaman Besi di Inggris

Namun daratan ini secara perlahan mulai tenggelam saat permukaan air laut terus naik dan Doggerland terkubur di bawah Laut Utara sekitar 8.000 tahun yang lalu, meninggalkan Inggris sebagai sekelompok pulau di lepas pantai Eropa. Selama bertahun-tahun wilayah yang disebut Brown Bank yang berada di antara negara Inggris dan Belanda ini telah menampilkan banyak temuan arkeologis seperti tulang manusia purba, alat-alat dari batu, tombak serta karya seni tulang berukir.

Di wilayah ini setidaknya berisi banyak kelompok pemburu-pengumpul manusia purba yang berbeda yang setidaknya a terdapat ribuan manusia purba," kata Gaffney kepada LiveScience.

Lansekap bawah air terbuka dari Brown Bank adalah peluang terbaik bagi para ilmuwan untuk menemukan salah satu dari jejak manusia zaman batu dari mereka, katanya.

Mencari Jejak Pemukiman Zaman Batu yang hilang di Laut Utara 

Selama ekspedisi ini, para peneliti menggunakan kapal keruk khusus untuk mengambil sampel  dari Brown Bank, Tetapi kayu yang telah membatu dan keras dari hutan fosil yang terendan menjadikannya sulit untuk diambil. Kapal keruk yang lebih berat akan digunakan dalam penelitian selanjutnya 

Beberapa sampel yang telah didapatkan menunjukkan gambut terkompresi tepat di bawah dasar laut, Hal ini menujukkan bekas lahan basah yang mungkin telah menyediakan kondisi yang hampir sempurna untuk tempat tinggal manusia purba. "Daerah yang optimal adalah lahan basah dimana banyak terdapat air, burung, ikan dan kerang," kata Gaffney.
Sampel sedimen dari ekspedisi terbaru sekarang sedang dipelajari oleh para ilmuwan. Analisis ini akan memakan waktu berbulan-bulan, katanya. Data dari ekspedisi juga akan digunakan untuk memperbaharui peta arkeologis Doggerland yang tenggelam, yang telah disiapkan dari survei seismik dan sampel sedimen salam bertahun-tahun.

Para ilmuwan sekarang berharap bahwa ekspedisi masa depan mereka ke Brown Bank akan menghasilkan tanda-tanda yang menentukan dari pemukiman zaman batu seperti tulang manusia purba atau artefak lainnya buatan manusia.  


Editor: Rey Mahessa
Sumber: LiveScieme.com

Views
Share:

TIM ARKEOLOGI TEMUKAN PERISAI KULIT DARI ZAMAN BESI DI INGGRIS


TIM ARKEOLOGI TEMUKAN PERISAI KULIT DARI ZAMAN BESI DI INGGRIS
Perisi kulit dari zaman besi
Foto: Michael Bamforth 

MahessaBlog | Tim arkeolog dari Universitas Leicester berhasil menemukan perisai kulit dari zaman besi di dekat Enderby, sebuah kota di barat daya kota Leicester, Inggris. Penemuan ini merupakan bukti pertama bahwa orang pada zaman besi telah menggunakan bahan yang rapuh untuk perisai walaupun pada periode ini orang-orang membuat mangkuk dan kotak kulit kayu.


Penanggalan radiokarbon pada perisai kulit ini menunjukkan bahwa perisai ini dibuat antara tahun 395 - 225 SM yang berasal dari pertengahan zaman besi. Perisai ini dibuat dari kayu alder, willow, poplar, hazel atau spindle yang dikakukan untuk menahan tekanan dengan potongan-potongan apel, pir, quince atau kayu hawthorn. Perisai ini juga memiliki tenunan atau sepotong bahan yang dapat melindungi dari pukulan dan melindungi pegangannya. Sementara bagian luar perisai kulit ini memakai pola kotak-kotak dalam cat mineral merah.

Tim peneliti menemukan perisai kulit dari zaman besi ini disebuah lahan pertanian pada tahun 2015 lalu dilubang berair yang digunakan oleh orang-orang zaman besi dan Romawi. Para peneliti belum mengetahui kenapa perisai kulit ini ada di dasar lubang, Namun para peneliti hanya menilai bahwa perisai kulit ini telah rusak dan dibuang ditempat ini atau ditempatkan disana sebagai bagian dari ritual.

Saat ditemukan perisai kulit ini dalam keadaan rusak dan para peneliti sekarang mencoba untuk mencari tahu bagaimana perisai kulit ini bisa sampai rusak, Apakah perisai ini distusuk oleh tombak dalam sebuah pertempuran atau ada sesuatu yang lainnya.

Penanggalan radiokarbon menunjukkan bahwa perisai kulit ini digunakan selama sekitar satu dekade sebelum dilemparkan ke dalam lubang.

Meskipun tidak biasa, Namun perisai kulit dari zaman besi ini masih bisa bertahan hingga hari ini. Itu mungkin bukan sejenis perisai biasa namun mungkin sejenis perisai yang umum digunakan pada saat itu.


TIM ARKEOLOGI TEMUKAN PERISAI KULIT DARI ZAMAN BESI DI INGGRIS
Tahun lalu para peneliti melakukan percobaan untuk menciptakan kembali perisai kulit terbuat dari kayu. dan para peneliti menemukan bahwa perisai ini memang sangat kuat dan tangguh untuk dapat menahan tusukan pisau dan panah. Meskipun kulit kayu tidak sekuat kayu atau logam, namun perisai ini terlihat lebih ringan memungkinkan para prajurit menjadi lebih cepat dalam pertempuran.





Editor: Rey Mahessa
Sumber: LiveScience.com

   
Views
Share:

ARKEOLOG TEMUKAN 4 MENARA BENTENG BANGSA MESIR KUNO DI SINAI UTARA


ARKEOLOG TEMUKAN 4 MENARA BENTENG BANGSA MESIR KUNO DI SINAI UTARA
4 menara benteng yang ditemukan para arkeolog di situs Tell El-Kedwa di Sinai Utara.
foto: Kementerian Purbakala Mesir.

MahessaBlog | Para arkeolog dari Mesir berhasil menemukan reruntuhan 4 menara benteng bangsa Mesir Kuno berusia 2.600 tahun di  situs Tell El-Kedwa, Sinai Utara. Menurut Kementerian Kepurbakalaan Mesir, Benteng ini berasal dari Dinasti ke-26, dinasti terakhir dimana Mesir asli berkuasa sebelum Persia menaklukan negara itu pada tahun 252 SM.

Baca Juga: Pemakaman Kuno Berusia 4.500 Tahun Ditemukan Di Dekat Piramida Giza.

Dalam situs ini para arkeolog menemukan bagian dari benteng batu bata lumpur, termasuk menara timur laut dan tenggara yang sebelumnya pada tahun 2008, para arkeolog juga pernah menggali tembok timur benteng militer yang begitu besar yang hingga hari ini masih terus melakukan penggalian seperti yang kami lansir dari laman LiveScience.com.

"Tempat yang baru ditemukan ini merupakan lokasi utama untuk sebuah benteng 4 menara karena disini para arkeolog juga menemukan reruntuhan pos militer yang lebih muda yang dibangun diatas sisa-sisa yang satu ini," kata para arkeolog.

Baca Juga: Mumi Pejabat Khuwy Ditemukan Di Komplek Piramida Djedkare Isesi, Mesir

Menurut Moustafa Waziri, seorang sekretaris jenderal Dewan Agung Purbakala di Mesir,  Benteng 4 menara ini dianggap sebagai salah satu benteng tertua di Mesir yang pernah ditemukan.  

Dinding benteng yang baru ditemukan ini lebih tua dan sangat tebal, berukuran hampir 7 meter lebarnya dengan 4 menara. Sebaliknya, benteng-benteng baru yang dibangun pada abad-abad berikutnya lebih terlindungi dengan lebar tembok mencapai 11 meter dengan 16 menara disetiap sudutnya.

Namun anehnya, 4 benteng menara Bangsa Mesir Kuno ini memiliki kamar-kamar yang penuh dengan pasir, tembikar dan puing-puing lainnya yang mungkin membantu menopang temboknya yang berat. Menurut Nadia Khadr, Kepala Departemen Purbakala Mesir Kuno, Kamar-kamar ini juga mungkin berfungsi sebagai saluran air hujan yang merupakan karateristik dari Dinasti ke-26.

Baca Juga: 100 Prasasti Mesir Kuno Ditemukan di Situs Wadi el-Hudi

"Selain itu para arkeolog juga mengungkapkan keberadaan pintu masuk kuno ke benteng dalam bentuk gerbang samping disisi Timur Laut tembok. Sementara tepat di sebelah kanan pintu masuk ini adalah sisa-sisa ruangan yang mungkin telah ditempati oleh penjaga yang mengawasi gerbang," kata Hisham Hussein, direktur jenderal Sinai Kuno Sinai Utara dalam sebuah pernyataan.


ARKEOLOG TEMUKAN 4 MENARA BENTENG BANGSA MESIR KUNO DI SINAI UTARA

Dalam penggalian tim arkeolog juga menemukan tembok sepanjang 85 meter di sisi selatan benteng dan sisa-sisa rumah dibagian barat benteng. Salah satu dari rumah-rumah ini terdapat prasasti dengan nama Raja Psamtik I yang mengusir Asyur dari Mesir dan menyatukan kembali negara ketika ia mendirikan Dinasti ke-26. Dia meninggal pada tahun 610 SM.

Berdasarkan prasasti ini, studi awal menunjukkan bahwa benteng paling mungkin berasal dari paruh pertama Dinasti ke-26 khususunya era Raja Psamtik I, kata Hussein lebih lanjut. 

Sementara para arkeolog menduga keberadaan 4 menara benteng menunjukkan bukti bahwa adanya ancaman serangan hebat dari pihak lain.  


Editor: Rey Mahessa
Sumber: LiveScience.com 

Views
Share:

STEALTHY BLACKHAWK, HELIKOPTER SILUMAN PALING RAHASIA DI DUNIA


STEALTHY BLACKHAWK, HELIKOPTER SILUMAN PALING RAHASIA DI DUNIA

MahessaBlog | Stealthy Blackhawk atau Silent Hawk adalah helikopter siluman paling rahasia di dunia yang pertama kali terlihat pada tahun 2011 di Pakistan saat memburu Osama Bin Laden. Setidaknya dua helikopter digunakan selama serangan itu dengan membawa US Navy SEAL. Selama menjalankan operasi, salah satu dari helikopter siluman ini rusak dengan melakukan pendaratan darurat. Setelah operasi, SEAL meledakan helikopter siluman ini dengan bahan peledak. Namun bagian ekor dari helikopter ini tetap bertahan. Sama sekali tidak ada pengumuman resmi mengenai kejadian ini. Seluruh program pengembangan dan setiap rincian resmi tentang helikopter tak dikenal ini tetap terjaga kerahasiaannya.


Banyak yang percaya bahwa helikopter siluman ini telah digunakan oleh pasukan elit operasi khusus selama bertahun-tahun tanpa sepengetahuan masyarakat. Dan tampaknya semua misi mereka berhasil, atau setidaknya helikopter siluman paling rahasia ini berhasil kembali ke markas mereka. Cat hitam pada helikopter ini serta fitur desain lainnya seperti penampang radar yang dikurangi dengan tingkat kebisingan yang rendah menunjukkan bahwa helikopter pasukan khusus ini dimaksudkan untuk beroperasi di malam hari sehingga sangat sulit untuk menemukannya. 

STEALTHY BLACKHAWK, HELIKOPTER SILUMAN PALING RAHASIA DI DUNIA
Helikopter ini beroperasi dengan sangat cepat dengan ketinggian yang sangat rendah untuk menghindari terdeteksi oleh radar. Tampaknya helikopter siluman ini hanya digunakan pada misi dengan prioritas tinggi.

Ada yang mengatakan bahwa helikopter siluman ini adalah versi Blackhawk yang telah dimodifikasi. Namun puing-puing bagian ekor tidak memiliki kemiripan dengan MH-60 Blackhawk yang biasanya digunakan oleh Pasukan Khusus AS. Sangat mungkin bahwa helikopter paling rahasia di dunia ini memiliki desain yang sama sekali berbeda.

Atau mungkin saja helikopter siluman ini berevolusi dari Comanche RAH-66 yang dibatalkan. Camanhe adalah helikopter pengintai siluman dan helikopter serang ringan yang dikembangkan sejak awal tahun 1990-an. Helikopter ini memiliki badan pesawat siluman yang dibangun sebagian besar dengan bahan komposit dan sejumlah fitur canggih lainnya. Beberapa prototipe yang dibangun menunjukkan kinerja yang sangat luar biasa. 


Pada saat itu Camanche adalah langkah revolusioner dalam teknologi siluman. Namun program ini dibatalkan pada tahun 2004. Departemen Pertahanan AS berjanji untuk menggunakan teknologinya untuk proyek-proyel lainnya di masa depan.Namun program resmi untuk helikopter siluman ini tidak pernah dipublikasikan.

Helikopter siluman paling rahasia di dunia ini memiliki rotor khusus yang secara signitifkan mengurangi tingkat kebisingan. Bangkai rotor ekor menunjukkan bahwa helikopter ini menggunakan bilah yang lebih kecil, selain itu rotor ekor juga dilindungi dengan disk. Sepertinya suara helikopter ini dengan mudah menyatu dengan kebisingan latar belakang. Helikopter siluman ini sangat sunyi, sehingga musuh tidak bereaksi dan terlambat untuk mengetahuinya. Tetangga Osama Bin Laden mengatakan bahwa mereka tidak mendengar helikopter mendekat sampai mereka tepat berada di atas kepala.


Bentuk umum dari apa yang tersisa di lokasi kecelakaan menunjukkan bahwa helikopter memiliki sudut yang keras dengan permukaan rata yang sepertinya ini terbuat dari bahan berteknologi khusus yang mirip dengan yang digunakan pesawat tempur siluman F-22 Raptor. Helikopter siluman ini jelas dirancang untuk mengurangi penampang radar. Bentuk dan lapisannya menyerap dan mengubah sinar radar. Sangat mungkin bahwa bilah rotor juga memiliki semacam fitur penyerap radar atau distorsi. Radar pasukan pertahanan Pakistan tidak melihat Helikopter Siluman ini masuk ke wilayahnya.

Stealthy Blackhawk dioperasikan oleh dua atau tiga awak termasuk dua pilot dan satu penembak. Helikopter ini dapat mengangkut 10-12 penumpang. Helikopter pengangkut siluman semacam ini memungkinkan pasukan komando menyelinap masuk kesasaran wilayah musuh tanpa diketahui.

Kemungkinan besar helikopter siluman ini membawa semacam persenjataan untuk mendukung pasukan yang diturunkan. Kemungkinan memiliki ketentuan untuk senapan mesin yang dipasang dipintu. Atau mungkin juga dilengkapi dengan pod dengan roket yang tidak dioperasikan serta rudal udara ke permukaan dan rudal udara ke udara seperti AGM-114 Hellfire dan AIM-92 Stinger. Roket dan misil dapat dibawa di dalam teluk senjata khusus atau pada sayap rintisan.


Atau mungkin saja helikopter siluman pasukan khusus ini memiliki probe pengisian bahan bakar di udara. Fitur ini banyak hadir pada helikopter pasukan khusus AS seperti MH-60.

Sangat mungkin bahwa beberapa bagian reruntuhan helikopter siluman paling rahasia di dunia ini berakhir di Cina atau Rusia. Karena diketahui bahwa kedua negara ini berusaha untuk membuat pesawat tempur atau helikopter siluman.


Editor : Mahessa83
Sumber : Military-Today.com

 

   
Views
Share:

MENGENAL KANKER KELENJAR GETAH BENING PENYEBAB USTADZ ARIFIN ILHAM DAN OLGA SAPUTRA MENINGGAL


MENGENAL KANKER KELENJAR GETAH BENING PENYEBAB USTADZ ARIFIN ILHAM DAN OLGA SAPUTRA MENINGGAL

MahessaBlog | Setelah mendiang Olga Saputra dan Ustadz Arifin Ilham meninggal dunia pada Rabu 22 Mei 2019 di Rumah Sakit Kanker Penang, Malaysia karena penyakit Kanker Kelenjar Getah Bening. 

Sebenarnya apa itu Kelenjar Getah Bening?

Kelenjar Getah Bening adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh kita. Tubuh kita setidaknya memiliki sekitar 600 kelenjar getah bening. Fungsinya adalah untuk membantu sistem pertahanan tubuh dalam memproduksi leukosit yang menjadi faktor penentu mekanisme daya tahan tubuh. Ketika kelenjar getah bening mengalami gangguan, maka mekanisme daya tahan tubuh akan turut terganggu pula fungsinya.


Apakah Kanker Kelenjar Getah Bening itu?

MENGENAL KANKER KELENJAR GETAH BENING PENYEBAB USTADZ ARIFIN ILHAM DAN OLGA SAPUTRA MENINGGAL

Penyakit kanker kelenjar getah bening atau Kanker Limfoma adalah kanker pada sistem limfatik, yang merupakan bagian dari jaringan melawan kuman tubuh.  Ketika kelenjar getah bening mengalami kanker, maka yang terjadi adalah sel limfosit  (sejenis sel darah putih) yang sebelumnya normal menjadi abnormal dan ganas. Seperti halnya limfosit normal, limfosit ganas dapat tumbuh pada berbagai organ dalam tubuh termasuk kelenjar getah bening, limfa, sum-sum tulang, darah maupun organ lainnya.

Pada beberapa kondisi tertentu, karena pertumbuhan sel yang abnormal yang ada tersebut muncul benjolan di beberapa titik tubuh yang terdapat posisi kelenjar getah bening. Akibatnya mekanisme daya tahan pada tubuh akan terganggu.


Ada banyak jenis limfoma, Subtipe utama adalah :

Limfoma Hodgkin (sebelum disebut penyakit Hodgkin)
Limfoma non-Hodgkin.

Perawatan terbaik untuk Limfoma atau Kanker Kelenjar Getah Bening adalah tergantung pada jenis Limfoma Anda dan tingkat keparahannya. Pengobatan Limfoma dapat melalui kemoterapi, obat-obatan imunoterapi, terapi radiasi, transplantasi sumsum tulang atau kombinasi dari semuanya.


Tanda dari Kanker Kelenjar Getah Bening meliputi :

  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening tanpa rasa sakit di leher, ketiak atau selangkangan Anda.
  • Kelelahan terus menerus
  • Demam
  • Berkeringat di malam hari
  • Sesak nafas
  • Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan
  • Gaya hidup
  • Pola makan
  • Faktor genetika
  • Infeksi Virus

 Penyebab kanker kelenjar getah bening

Hingga saat ini dokter belum yakin apa penyebab dari Limfoma tetapi kanker ini dimulai ketika sel darah putih yang melawan penyakit yang disebut limfosit mengembangkan mutasi genetik. Mutasi memberitahu sel untuk berkembang biak dengan cepat, menyebabkan banyak limfosit berpenyakit yang terus bertambah banyak.


Mutasi juga memungkinkan sel-sel untuk terus hidup ketika sel-sel lain akan mati. Hal ini menyebabkan terlalu banyak limfosit yang sakit dan tidak efektif di kelenjar getah bening Anda, menyebabkan kelenjar getah bening membengkak.

Faktor dan Resiko Kanker Kelenjar Getah Bening

Usia : Beberapa jenis Limfoma lebih sering terjadi pada orang dewasa muda, sementara yang lain paling sering didiagnosis pada orang di atas usia 55 tahun.

Jenis kelamin : Laki-laki sedikit lebih mungkin untuk mengembangkan Limfoma dari pada perempuan.

Memiliki sistem kekebalan tubuh yang terganggu : Limfoma lebih sering terjadi pada orang dengan penyakit sistem kekebalan tubuh atau pada orang yang menggunakan obat yang menekan sistem kekebalan tubuh mereka.

Mengembangkan Infeksi tertentu : Beberapa infeksi berhubungan dengan peningkatan resiko limfoma, inclu.  


Bagaimana cara mencegahnya?

Selain menghindari faktor pencetus kanker kelenjar getah bening seperti yang kami sebutkan diatas, Pada prinsipnya kanker kelenjar getah bening dapat dihindari dengan mendeteksi diri kita sendiri. Karena semakin dini kanker kelenjar getah bening ini ditemukan, maka akan semakin mudah untuk penanganannya.



sumber : Mayoclinic.org

Views
Share:

Blog Archive

Bookmarking

Ikuti Facebook