FENOMENA GANGGANG MERAH MENYEBABKAN GLETSER ARKTIK CEPAT MENCAIR

Fenomena Ganggang Merah Menyebabkan  Gletser Arktik Cepat Mencair


"Dalam semusim, Pigmen Ganggang Merah dapat menyebabkan penuruan Gletser hingga 13 persen"

Ganggang di Gletser Arktik

Mahessa83 - Para peneliti di Eropa telah menemukan fenomena ganggang warna-warni di  Gletser Arktik baru-baru ini. Ganggang berwarna merah muda seperti strowberi tersebut menghiasi gletser akibat mencairnya Gletser Arktik di Kutub Utara.  

Dengan banyaknya ganggang warna merah yang menghiasi permukaan salju, Mengakibatkan ganggang warna merah tersebut dapat mengurangi kemampuan gletser untuk memantulkan sinar matahari sehingga gletser dapat menyerap lebih banyak panas.

Dalam sebuah studi yang baru diterbitkan dalam journal Nature Communications, Peneliti menggambarkan fenomena ini berlangsung selama terjadinya musim hangat di Arktik. Pertumbuhan yang berkembang ini tergantung pada ketersediaan air dan sinar matahari. Pegunungan di Kutub Utara lambat laun akan menipis dan pada akhirnya akan mencair seiring makin sering terjadinya musim panas.

Untuk itu para peneliti berangkat ke Arktik untuk menyelidiki keanekaragaman hayati sehingga mikroba berbentuk ganggang dan lainnya dapat dihilangkan dari Gletser Arktik di Kutub Utara. Para peneliti segera mengumpulkan sekitar 40 sampel dari 21 gletser yang ada di Arktik termasuk Gletser Greenland, Isandia, Svalbard dan Swedia.

Sementara bakteri di kumpulkan dari tempat-tempat tersebut dalam keanekaragaman hayati, Mereka menemukan Pola Ganggang Salju yang sama dalam keragaman di pigmentasi. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan permukaan untuk memantulkan sinar matahari dari permukaannya yang putih yang menutupi es dan salju memiliki albedo yang tinggi.

Ganggang Merah Di Arkti

Dalam semusim, Ganggang Salju Merah ini dapat menyebabkan penurunan Gletser Arktik sekitar 13 persen dari Albedo yang apad akhirnya dapat menyebabkan cepat mencairnya gletser-gletser ini.   

Hasil penyelidikan para peneliti ini menunjukkan bahwa efek "bio-albedo" adalah penting dan harus dipertimbangkan pada musim panas yang akan datang kata penulis utama Stefanie Lutz, di Pusat Penelitian Geosains GFZ di Jerman dan University of Leeds, Inggris.

Sebagian Gletser dan Salju akan terus mencair jika Ganggang Salju yang ada dipermukaan Gletser ini terus berkembang dan tidak ditanggulangi dengan cepat.

Musim panas ini, Para peneliti akan bekerja untuk menyelidiki pengaruh ganggang ketingkat yang lebih tinggi yang dapat memecahkan gletser di Greenland dimana suhu terus meningkat. Dan untuk pertama kalinya para peneliti efek ini dalam skala besar tentang mikroorganisme penyebab mencairnya Gletser Kutub Utara kata Damien Remias, Ahli Biologi dari Fachhhochschule Wels, Austria.   


sumber: DailyMail   
Views
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik artikel. Komentar yang tidak relevan dengan topik artikel akan terhapus.

Note: only a member of this blog may post a comment.

Blog Archive

Bookmarking

Ikuti Facebook