Sukhoi Su-57

Pesawat Tempur Generasi Kelima Terbaru Rusia

Paus Biru

Mahluk Paling Besar Di Bumi

Lukisan Gua Kalimantan

Sebuah lukisan hewan berusia 40.000 tahun bergambar binatang buas misterius seperti sapi liar yang ditemukan di Gua Kalimantan, Indonesia

Kampung Wisata Tegallalang. Ubud, Pulau Bali

Menjelajahi Ubud - Kota Terindah di Dunia

The Vow

Film Romantis Terbaik Berdasarkan Kisah Nyata

MENJELAJAHI UBUD, KOTA TERINDAH DI DUNIA

Mahessa Update | Ubud adalah sebuah kota peristirahatan yang indah di Kabupaten Gianyar, Pulau Bali, Indonesia. Kota ini sangat terkenal di antara para wisatawan domestik dan mancanegara karena berada di antara sawah dan hutan yang terletak diantara jurang-jurang gunung dengan panorama alamnya yang sangat menakjubkan. Selain itu Ubud memiliki kawasan wisata yang sangat beragam dari wisata alam hingga wisata seni dan budaya. 

Baca Juga : Pulau Balui Dengan 20 Pantainya Yang Menakjubkan Dunia


MENJELAJAHI UBUD, KOTA TERINDAH DI DUNIA
 Kampung Wisata Tegallalang


Ubud adalah salah satu tempat dimana liburan beberapa hari dapat dengan mudah berubah menjadi berminggu-minggu, berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Tanggapan kreatif terhadap sifat menggoda dari salah satu kota di Bali yang paling berbudaya ini. Ubud adalah kota dimana budaya tradisional Bali mengilhami setiap moment  dengan persembahan yang penuh warna menghiasi jalan-jalan dan dimana saat alunan gamelan dapat menghipnotis menjadi soundtrack yang selalu ada untuk kehidupan sehari-hari.

Selain itu Kota Ubud juga merupakan tempat yang tak henti-hentinya menjadi tren, pemaran desain berkelanjutan, perhatian, kuliner dengan yang terbaik yang ditawarkan.   

Baca Juga : 9 Seni Tari Bali Masuk Sebagai Warisan Budaya UNESCO

MENJELAJAHI UBUD, KOTA TERINDAH DI DUNIA
Trekking Campuhan Ridge Walk


Terletak di bagian tengah Pulau Bali, Ubud merupakan salah satu kota terindah di dunia yang wajib untuk Anda kunjungi. Desa yang terletak di Kabupaten Gianyar menyajikan hamparan sawah hijau, hutan hujan dan terasering yang mengelilinginya, Pura Taman Saraswati Ubud, Lanskap Bali yang paling terkenal hingga kemancanegara yang luas dengan kentalnya nuansa kesenian tradisional khas Pulau Dewata. Selain itu Ubud juga menawarkan ketenangan dalam liburan khas pedesaan yang pastinya akan membuat Anda nyaman berlibur ke kota ini.

Baca Juga : Tanjung Benoa - Pusat Wisata Bahari Pulau Bali

MENJELAJAHI UBUD, KOTA TERINDAH DI DUNIA
Pura Taman Saraswati

Di Ubud, Anda akan diajak untuk menikmati suasana Pulau Bali yang berbeda karena kota ini dapat menyuguhkan alam pedesaan yang masih kental dengan suasana persawahanya. Tak jarang, saat Anda berada di Ubud banyak melihat hamparan sawah dengan model terasering yang tentunya dapat menyejukan hati dan pikiran Anda.

Kota yang dikenal sebagai pusat tarian dan kerajinan tradisional ini juga memiliki udara yang sejuk yang akan membuat sensasi yang berbeda saat Anda berkunjung ke Pulau Bali, Indonesia.

Selain dapat menjelajahi Ubud dengan panorama alamnya yang indah mempesona serta tak lepas dari pusat seni Bali nya, Anda juga dapat mengunjungi galeri-galeri seni, pertunjukan musik dan tari yang digelar setiap malam secara bergantian di segala penjuru desa. Sehingga tidaklah berlebihan jika Ubud dinobatkan sebagai salah satu Kota Terindah di Dunia versi majalah travel terkenal asal Amerika Serikat.

Baca Juga : 10 Ikon Daerah Paling Terkenal di Indonesia

Menjelajahi Ubud, Kota Terindah di Dunia adalah perjalanan wisata yang wajib Anda lakukan saat berkunjung ke Pulau Bali. Keramahtamahan penduduk lokal akan membuat Anda betah berlama-lama menjelajahi kota Ubud yang indah ini. 

MENJELAJAHI UBUD, KOTA TERINDAH DI DUNIA
Mongkey Forest

Mampirlah ke Monkey Forest yang menawan atau mengunjungi Museum Art Agung Rai (ARMA) serta singgahlah sejenak ke Gua Gajah trekking Campuhan Ridge Walk yang menakjubkan, Mengunjungi Pura Saraswati dengan arsitekturnya yang menakjubkan atau bersepeda ke Kampung Wisata Tegallalang hingga menonton pertunjukan tari tradisional di Puri Ubud yang menawan.

9MENJELAJAHI UBUD, KOTA TERINDAH DI DUNIA
Museum Puri Lukisan

Sudah sejak tahun 1930-an, Ubud dikenal oleh wisatawan mancanegara, kala seorang pelukis Jerman, Walter Spies dan Pelukis Belanda, Rudolf Bonnet menetap di kota ini. Dengan dibantu oleh Cokorda Gede Agung Sukawati dari Puri Agung Ubud, Saat Anda berkunjung ke K0ota Ubud, Karya seni mereka dapat Anda saksikan di Museum Puri Lukisan di Ubud.   

Sejarah Singkat Kota Ubud

Berdirinya Kota Ubud tak lepas dari orang suci Agama Hindu dari India yang bernama Rsi Markandeya. Saat beliau berada di Pulau Bali, belaiu merasakan energi yang besar di daerah Campuhan Ubud. Sedangkan nama Ubud berasal dari kata Ubad (bahasa Bali yang artinya "Obat") karena di dearah Campuhan Ubud banyak tumbuh tanaman obat tradisional.

Rsi Markandeya juga mengenalkan sistem irigasi untuk pertanian di Pulau Bali yang bernama Sistem Terasering yang hingga kini terus di pakai untuk pertanian di Pulau Bali. 

Dengan segala semua kelengkapan yang ada di Kota Ubud, membuat Ubud menjadi salah satu Kota Terindah di Dunia yang menawarkan ketenangan.

Datanglah ke Kota Ubud, untul liburan relaksasi, untuk peremajaan dan untuk mendapatkan apa yang mungkin menjadi liburan paling ajaib dalam hidup Anda.

Views
Share:

10 TEMUAN ANEH DI BUMI 2018

Mahessa Update | Bumi telah ada sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu dan sejak saat itu planet kita telah mengalami beberapa perubahan yang dramatis seperti pembentukan dan pecahnya superkontinen, penampakan dan lenyapnya lautan, zaman es ekstrem yang hampir menyelimuti seluruh permukaan bumi, banyaknya kepunahan massal yang melenyapkan hampir 96 % pada semua kehidupan pada waktu itu.

Dibandingkan dengan dirinya yang lebih muda dan tidak stabil, Bumi saat ini tampaknya cukup aman. Tetapi dunia kita juga merupakan planet yang dinamis, Ada banyak sejarahnya dan proses yang terus berlangsung di darat, di lautan dan juga jauh di bawah permukaan yang masih terus ditemukan oleh para ilmuwan. 

Berikut adalah 10 Temuan Aneh Di Bumi selama beberapa tahun terakhir yang kami lansir dari laman livescience.com.

1. Benua Terbelah

TEMUAN ANEH DI BUMI 2018

Pada bulan Maret 2018, Jurang menganga menguap dan di susul oleh hujan lebat dan aktivitas seismik di Great Rift Valley, Kenya. Dengan keretakan hingga beberapa mil panjangnya dengan lebar lebih dari 15 meter. Temuan Aneh di Bumi ini mewakili pergeseran yang saat ini terjadi jauh di bawah permukaan bumi, di lempeng kerak di bawah Afrika.


Afrika berada diatas dua lempeng yang sebagian besar berada di Lempeng Nubia dan sebagian lainya di Afrika Timur berada di atas Lempeng Somalia. Pergeseran tektonik yang didorong oleh mantel aktif menarik pelat terpisah sehingga membuka celah di atas permukaan. Namun dibutuhkan waktu puluhan juta tahun lagi untuk membuat Benua Afrika menjadi dua.

2. Dasar Laut Yang Tenggelam

TEMUAN ANEH DI BUMI 2018

Saat Bumi menghangat, gletser yang mencair dan lapisan es menuangkan air ke lautan, dapat meningkatkan permukaan air laut di seluruh dunia. Pada saat yang sama, berat semua air tambahan itu dapat mendorong dasar laut. Para peneliti baru-baru ini menyelidiki bagaimana es yang meleleh yang mengalir dari daratan mungkin mempengaruhi bentuk dasar lautan antara tahun 1993 dan akhir tahun 2014.

Mereka menemukan cekungan laut global mengalami cacat rata-rata 0,004 inci per tahun. dengan total deformasi 0,08 unci selama dua dekade. Karena pengukuran satelit dari perubahan permukaan laut tidak memperhitungkan dasar laut yang lebih rendah, temuan ini menunjukkan bahwa data penelitian sebelumnya dapat meremehkan kenaikkan permukaan laut sekitar 8 persen.

3. Misteri Mineral

TEMUAN ANEH DI BUMI 2018

Mineral yang belum pernah terlihat sebelumnya di alam baru-baru ini muncul dalam berlian kecil yang digali di tambang Cullinan Afrika Selatan. Meskipun hanya memiliki panjang 3 milimeter, berlian tersebut menyimpan banyak informasi bagi bagi para ahli geologi tentang mineral langka ini yang dikenal sebagai kalsium silikat perovskit (CaSiO3).


Meskipun mineral ini langka di permukaan bumi, CaSio3 dianggap umum di bawah tanah dan mungkin merupakan mineral paling umum keempat di interior bumi. Karena tidak stabil karenanya sangat sulit untuk menemukannya di atas permukaan tanah. Berlin yang baru ditemukan ini kemungkinan berasal dari kedalaman sekitar 700 kilomerter dan strukturnya yang kuat melindungi dan melestarikan mineral dan dapat dilihat dengan mata telanjang di dalam rumah berlianya.

4. Potongan Batu

TEMUAN ANEH DI BUMI 2018

Perbandingan batu dari dua benua yang jauh mengungkapkan bahwa bagian Amerika Utara yang ada saat ini terjebak di Australia. Batuan sedimen di wilayah Georgetown di Queensland utara tidak seperti batu lain di Australia tetapi sangat mirip dengan batu yang ditemukan di Kanada saat ini.

Para peneliti mengungkapkan bahwa 1,7 miliar tahun yang lalu, bagian dari apa yang disebut Amerika Utara sekarang dipisahkan dan hanyut ke selatan, bertabrakan dengan Australia utara sekitar 100 juta tahun yang lalu Kekerasan tabrakan kemungkinan meningkatkan jangkauan gunung di wilayah tersebut. seperti halnya Himalaya terbentuk sekitar 55 juta tahun yang lalu setelah terjadinya tabrakan Lempeng Asia dan India.

5. Hujan Virus

10 TEMUAN ANEH DI BUMI 2018

Temuan aneh di bumi selanjutnya adalah saat miliaran virus mengendarai arus udara di sekitar planet bumi yang kadang-kadang menempuh hingga ribuan mil jauhnya untuk kemudian menghujani permukaan bumi. Ditularkan angin pada ketinggian 8.200 hingga 9.840 kaki di atas permukaan laut. Virus menumpang pada semprotan laut dan partikel tanah kecil. Para ilmuwan menemukan bahwa, hanya dalam waktu satu hari, 1 meter persegi tanah dapat dihujani dengan ratusan juta virus dan puluhan juta bakteri. 

Setelah menganalisi "jalan raya mikroba" dalam arus udara, para peneliti menemukan bahwa virus mencapai 461 kali lebih banyak daripada bakteri , karena virus yang menempel pada partikel yang lebih ringan dan dengan demikian dapat tetap tinggi lebih lama dan bergerak lebih jauh.


6. Pemakan Laut

TEMUAN ANEH DI BUMI 2018

Pergerakan di antara lempeng tektonik Bumi adalah membajak air dari lautan dan mendorongnya ke bagian dalam planet. Para peneliti meneliti secara diam-diam tentang gumaman seismik di Palung Mariana , tempat lempeng pasifik meluncur di bawah lempeng Filipina yang juga disebut zone subduksi. Kecepatan gemuruh bawah permukaan mengisyaratkan jumlah air yang terbawa dalam perjalanan saat batuan mulai terkikis.

Pengukuran suhu dan tekanan air, bersama dengan kecepatan cegukan seismik, mengungkapkan bahwa zona subduksi kemungkinan menyedot sekitar 3 miliar teragram (teragram adalah satu miliar kilogram) air setiap juta tahun.

7. Tornado

TEMUAN ANEH DI BUMI 2018

Tornado telah lama dianggap terbentuk dari atas ke bawah, terbentuk dari arus udara yang berputar-putar selama terjadinya badai yang hebat. Tetapi penelitian baru membalikan keadaan itu. Peneliti menganggap Tornado mendapatkan putarannya dari bawah ke atas.

Para ilmuwan telah menyelidi empat Tornado yang terbentuk dari Badai Supercell antara tahun 2011 hingga tahun 2013 lalu. Peneliti menemukan bahwa semuanya membentuk bentuk corong di tanah sebelum memanjang ke atas Untuk satu tornado, yang melanda El Reno, Oklahoma pada 24 Mei 2011, pengamat di darat menangkap angin puting beliung yang menyentuh bumi beberapa menit sebelum radar melihat tornado di atas tanah pada ketinggian sekitar 15 - 30 meter.

8. Laut Magma

TEMUAN ANEH DI BUMI 2018

Jauh di dalam mantel bumi terdapat gumpalan misterius yang mungkin sisa-sisa samudera magma kuno yang berasal dari 4,5 miliar tahun yang lalu yang terbentuk setelah tabrakan kosmik yang menciptakan bulan. Kolam gumpal yang dekat dengan inti planet ini disebut zona kecepatan ultra-rendah, karena gelombang seismik yang berjalan melalui interior planet melambat secara signitifkan ketika mereka melintasi wilayah ini.


Tetapi apakah "gumpalan" ini? Eksperimen laboratorium menunjukkan bahwa mereka mungkin terdiri dari mineral kaya besi-oksida yang disebut magnesiowustite, dari lautan magma yang diciptakan setelah benda besar dari ruang angkasa menghantam bumi miliaran tahun yang lalu. Saat lautan kehilangan panas yang dihasilkan oleh dampak mineral ini mengkristal dan menghasilkan kantong-kantong oksida besi yang tenggelam ke dasar mantel untuk membentuk gumpalan yang tersisa sampai sekarang.

9. Suara Tanaman

TEMUAN ANEH DI BUMI 2018

Bisakah Anda mendengar suara tanaman :bernafas"? Anda bisa mendengarnya jika Anda mendengarkan ganggang merah dengan hati-hati. Saat ganggang melakukan fotosintetis, memproses karbon dioksida dan sinar matahari, seperti yang dilakukan tanaman di darat, mereka menghasilkan gelembung-gelembung kecil yang terkumpul di permukaanya. Ketika gelembung terlepas untuk naik ke permukaan air, mereka mengeluarkan suara "ping".

Para ilmuwan pertama kali mendeteksi suara tanaman ini di dekat perairan sekitar terumbu karang dekat Hawaii. Sementara kebisingan awalnya dikaitkan dengan menjentikan udang. Para peneliti segera menyadari ada korelasi antara suara dengan keberadaan ganggang. Terumbu dapat mati lemas jika tertutupi terlalu banyak alga, 

10. Biosfer Yang Dalam

TEMUAN ANEH DI BUMI 2018

Selama beberapa dekade terakhir, para ilmuwan telah menemukan temuan aneh di bumi dengan komunitas mikroba yang beragam dan banyak hidup jauh di bawah permukaan bumi di lingkungan yang lebih dikenal dengan sebutan Biosfer yang dalam. Para peneliti baru-baru ini mengungkapkan bahwa wilayah ini bisa menjadi rumah bagi jutaan spesies yang tidak diketahui dan organisme telah berevolusi di sana sejak bumi masih muda.


Faktanya, perkiraan Biomassa karbon dalam biosfer, karbon yang dimiliki oleh organisme hidup yang mungkin hampir 300 - 400 kali lipat dari semua orang yang ada di bumi. Saat spesies menarik yang bertahan hidup dan berkembang di bawah permukaan bumi terungkap, mereka juga memberikan wawasan yang dapat menginformasikan di dunia lain. 

       

     
Views
Share:

MAKAM INSPEKTUR ILAHI BERUSIA 4.400 TAHUN DITEMUKAN DI MESIR

Mahessa Update | Sebuah makam berusia 4.400 tahun yang lalu yang dibangun untuk seorang "Inspektur Ilahi"  bernama "Wahtye" yang tengah memegang setidaknya 55 patung telah ditemukan di Saqqara, Mesir seperti yang kami lansir dari laman LiveScience.com

MAKAM INSPEKTUR ILAHI BERUSIA 4.400 TAHUN DITEMUKAN DI MESIR

Makam berusia 4.400 tahun di Saqqara ini dibangun untuk "inspektur ilahi" bernama "Wahtye".
sumber gambar: Kementerian Barang Antik Mesir.


Makam yang baru ditemukan ini masih sangat terawat dengan baik dan berwarna-warni dengan banyak patung-patung di dalamnya. Sementara di bawah makam itu para arkeolog juga menemukan lima poros tersembunyi yang salah satunya menampung sarkofagus Wahtye, seperti pernyataan Menteri Barang Antik Mesir, Khaled El-Enany dalam konferensi persnya baru-baru ini.

Wahtye adalah seorang imam tingkat tinggi yang membawa gelar inspektur ilahi, kata Mostafa Waziri , sekretaris jenderal Dewan Tertinggi Barang Purbakala Mesir yang memimpin tim Mesir menemukan makam imam tinggi berusia 4.400 tahun ini. Wahtye bekerja untuk firaun Neferirkare yang memerintah Mesir sekitar tahun 2446 - 2438 SM yang telah membangun Piramida Neferirkare yang hanya berjarak sekitar 3 kilometer utara Saqqara si sebuah situs yang bernama Abusir.

Patung Kuburan

Makam Inspektur Ilahi berusia 4.400 tahun ini terdiri dari dua tingkat dengan 24 patung di tingkat atas  dan 31 patung di tingkat bawah yang sebaian besar, tidak semua dari patung-patung yang ditemukan ini menunjukkan manusia atau dewa dengan beberapa diantaranya tampak seukuran, sementara yang lainnya tampak kurang dari 1 meter tingginya.


Hieroglif yang ditemukan dimakam sering menyebut ibu Wahtye "Merit Meen" sebuah nama yang berarti "pecinta Dewa Min, dewa kesuburan di zaman kuno,". Pada Hieroglif juga menyebut istri Wahtye "Nin Winit Ptah" nama yang berarti yang terbesar dari Dewa Ptah. Ptah adalah dewa pencipta yang terkait dengan Memphis, ibukota Mesir Kuno di Saqqara, kata Waziri.

MAKAM INSPEKTUR ILAHI BERUSIA 4.400 TAHUN DITEMUKAN DI MESIR

Lukisan yang ditemukan di makam ini juga nampak menunjukkan Wahtye dan istrinya Nih Wini Ptah.
sumber gambar: Kementerian Barang Antik Mesir

Selain berisi inspektur ilahi dan patung-patung, Makam berusia 4.400 tahun yang ditemukan di Mesir juga berisi lukisan-lukisan yang warnanya masih tetap terawat dengan baik meskipun telah berusia ribuan tahun. Lukisan-lukisan yang ditemukan ini menunjukkan saat orang-orang Mesir terlibat dalam berbagai kegiatan seperti memasak, minum serta pekerjaan kontruksi. 


Saat ini, sejak 17 Desember 2018, Tim arkeolog sudah mulai menggali kembali lima poros yang mereka percaya bahwa salah satu poros dari mereka akan mengarah ke sarkofagus Wahtye dan artefak lainnya yang terkubur bersamanya.

Sementara itu beberapa penemuan lain telah di buat di Saqqara, termasuk makam jenderal tinggi berusia 3.300 tahun, tanah pemakaman berisi mumi berusia 2.500 tahun yang mengenakan topeng perak yang disepuh dengan emas dan kompleks makam yang memiliki lebih dari 100 patung kucing.

       

Views
Share:

FOSIL BUNGA TERTUA DI DUNIA BERUSIA 174 JUTA TAHUN DITEMUKAN

Mahessa Update | Fosil Bunga Tertua di Dunia yang bernama nanjinganthus dendrostyla yang hidup lebih dari 174 juta tahun yang lalu ditemukan oleh para peneliti di wilayah Nanjing, Cina. Para peneliti menemukan banyak spesimen-spesimen fosil bunga yang kemudian mereka analisis dengan mikroskop bertenaga tinggi seperti yang kami lansir dari laman LiveScience.com.

Baca Juga : Penemuan Spesies Fosil Reptil Baru Di Laut Skotlandia Berusia 170 Juta Tahun


FOSIL BUNGA TERTUA DI DUNIA

Fosil tanaman berbunga tertua di dunia (kiri), dengan ilustrasi seperti apa kira-kira 174 juta tahun yang lalu (kanan).
Sumber: Fu et al, 2018 / CC BY lisensi 4.0, NIGPAS 

Sampai saat ini, bukti fosil bunga tertua di dunia yang diterima secara luas dari tanaman berbunga yang juga dikenal sebagai angiosperm yang berasal dari periode cretaceous atau sekitar 130 juta tahun yang lalu. Sementara menurut sebuah penelitian dengan menggunakan model komputer memperkirakan bahwa bunga telah berevolusi sejak 140 juta tahun yang lalu.

Baca Juga : Arkeolog Sangsikan Penemuan Fosil Ular Berkaki Empat

"Walaupun para peneliti tidak yakin di mana dan bagaimana bunga muncul, karena tampaknya banyak bunga tumbuh di kapur entah dari mana", kata pemimpin penulis Qiang Fu, seorang profesor peneliti di Institute Geologi dan Paleontologi Nanjing di Cina. "Mempelajari Bunga Fosil, terutama yang berasal dari periode geologis sebelumnya, adalah satu-satunya cara yang dapat diandalkan untuk mendapatkan pertanyaan-pertanyaan ini,".  

Untuk menggambarkan bunga purba, Fu dan koleganya memeriksa 264 spesimen dari 198 bunga purba yang diawetkan dalam lempengan batu. Lembaran ini berasal dari Formasi Xiangshan Selatan, Daerah berbatu di wilayah Nanjing Cina yang berisi Fosil Bunga Purba dari periode Jurassic Awal. Para peneliti banyak menemukan bunga purba secara terperinci, yang kemudian mereka analisis dengan miskroskop berdaya tinggi.

Bunga Purba memiliki kelopak berbentuk sendok dan gaya tangkai yang keluar dari pusatnya seperti yang peneliti temukan pada fosil bunga tertua yang baru ditemukan ini.

Baca Juga : Tim Ilmuwan Temukan Fosil Gajah Berusia 8 Juta Tahun di Makedonia

Salah satu fitur utama angiospermae datang dalam "angio-ovuly" atau ovula tertutup sepenuhnya - pendahulu benih, yang muncul sebelum penyerbukan terjadi. N. dendrostyla yang baru ditemukan ini memiliki wadah mirip cangkir dan atap ovarium yang menyatu untuk menutup ovula dan biji. Struktur ini menegaskan bahwa fosil bunga yang baru ditemukan ini adalah angiospermae, kata para peneliti.

Beberapa peneliti pada studi ini juga mengambil bagian dalam studi tahun 2015 tentang fosil bunga tertua berumur 160 juta tahun. Namun spesimen yang dijuluki euantthus panii, kontroversial karena ditemukan oleh seorang kolektor fosil amatir di Cina.

Para peneliti mengatakan bahwa mereka berharap bunga N. Dendrostyla bahwa ini adalah pohon awal dari keluarga bunga. Para ilmuwan pun masih berusaha untuk mencari tahu apakah N. Dendrostyla adalah monofiletik yang merupakan bagian dari kelompok angiospermae awal yang memunculkan spesies bunga kemudian hari. atau polifiletik yang berarti buntu evolusi yang tidak ada hubunganya dengan bunga yang tumbuh setelahnya.

Baca Juga : Peneliti Temukan Fosil Tertua Di Bumi Berusia 3,7 miliar Tahun

"Asal usul angiospermae telah lama menjadi misteri bagi para akademis bagi banyak ahli botani," kara penulis senior studi Xin Wang, seorang profesor riset di Institute Geologi dan Paleontologi Nanjing, dalam pernyataanya. "Penemuan kami telah memajukan bidang botani dan akan memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang angiospermae yang pada giliranya akan meningkatkan kemampuan kita untuk secara efisien menggunakan dan menjaga sumber daya nabati planet kita".  


    
Views
Share:

MENGAPA 22 DESEMBER DIJADIKAN SEBAGAI HARI IBU? BEGINI PENJELASANNYA!

Mahessa Update | Hari Ibu di Indonesia diadakan setiap tahun pada tanggal 22 Desember. Ini adalah waktu dimana kita menghargai para ibu dengan banyak memberikan hadiah, kartu ucapan, makan di restoran atau makanan lainnya untuk seorang ibu, ibu mereka termasuk nenek buyut, ibu tiri atau ibu angkat. 


MENGAPA 22 DESEMBER DIJADIKAN SEBAGAI HARI IBU? BEGINI PENJELASANNYA!

Apa yang orang-orang lakukan?

Dalam menyambut Hari Ibu pada tanggal 22 Desember, Banyak orang mengirimkan kartu ucapan atau hadiah kepada ibu mereka atau melakukan kegiatan khusus untuk mengunjunginya. Hadiah Hari Ibu yang banyak dilakukan adalah mengirimi bunga, cokelat, pakaian, perhiasan hingga perawatan. Beberapa keluarga melakukan kegiatan jalan-jalan bersama semua anggota keluarga atau menyajikan makanan khusus di rumah atau di restoran. 


Hari Ibu di Indonesia dirayakan secara nasional pada tanggal 22 Desember setiap tahunnya. Hal ini berdasarkan kepada Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 316 Tahun 1959 pada ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia 1928. Tanggal 22 Desember dipilih untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Keputusan presiden Republik Indonesia, Ir. Soekarno membuat Hari Ibu Nasional dimaksudkan untuk mengenang para pahlawan wanita Indonesia. 

Asal usul Hari Ibu di Indonesia berdasarkan pada pembukaan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama yang digelar dari tanggal 22 Desember hingga 25 Desember 1928. Kongres ini diselenggarakan disebuah gedung yang bernama Dalem Jayadipuran yang kini merupakan Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional di Jalan Brigjen Katamso, Jogjakarta. Kongres ini dihadiri oleh sekitar 30 organisasi wanita dari 12 kota di Jawa dan Sumatera yang di Indonesia, organisasi wanita ini telah ada sejak tahun 1912 yang terinspirasi oleh pahlawan-pahlawan wanita Indonesia seperti R.A Kartini, Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Meutia, Maria Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, Rasuna Said dan lain sebagainya. 


Hari ini Hari Ibu telah menjadi hari yang berfokus pada pengakuan peran seorang ibu dan ibu secara umum. Hari Ibu juga telah menjadi acara yang semakin penting untuk bisnis dalam beberapa tahun belakangan ini. Hal ini terutama berlaku untuk restoran dan bisnis yang memproduksi dan menjual kartu serta barang hadiah.

Hari Ibu diberbagai negara di dunia

Hari Ibu jatuh pada tanggal-tanggal yang berbeda di masing-masing negara di dunia. Hal ini tergantung pada negara tempat perayaan. Banyak negara seperti Australia, Kanada dan Amerika Serikat menyelenggarakan perayaan Hari Ibu pada Minggu kedua di bulan Mei setiap tahunnya. Inggris merayakan Hari Ibu pada setiap tiga minggu sebelum Minggu Paskah.

Sementara itu Hari Ibu di negara seperti Kosta Rika (15 Agustus), Georgia (3 Maret), Samoa (Senin kedua Mei) dan juga Thailand (12 Agustus) menjadikan Hari Ibu sebagai hari libur tahunan .

Views
Share:

PENELITI UNGKAP SITUS GUNUNG PADANG ADALAH KUIL KUNO BERUSIA RIBUAN TAHUN

Mahessa Update | Bukti kontruksi yang luar biasa pada struktur piramida besar di situs Gunung Padang adalah kuil kuno berusia ribuan tahun. Hal ini dipresentasikan oleh para ilmuwan dalam pertemuan tahunan American Geophysical Union (AGU) pada Rabu, 12 Desember 2018 seperti yang kami lansir dari laman LiveScience.com.

PENELITI UNGKAP SITUS GUNUNG PADANG ADALAH KUIL KUNO BERUSIA RIBUAN TAHUN
Situs Gunung Padang

Terletak di Puncak Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Indonesia, Situs ini ditemukan oleh para arkeolog pada awal abad ke-19 dengan menyimpan barisan pilar batu kuno. Namun "bukit" miring dibawahnya bukanlah bagian dari lanskap alam berbatu yang dibuat oleh tangan manusia.


"Apa yang sebelumnya dilihat hanya sebagai bangunan di permukaanya saja, namun semakin turun, ini adalah struktur yang sangat besar", kata Andang Bachtiar. seorang ahli geologi independen dari Indonesia yang mengawasi pengeboran inti dan analisis tanah untuk proyek situs Gunung Padang ini.

PENELITI UNGKAP SITUS GUNUNG PADANG ADALAH KUIL KUNO BERUSIA RIBUAN TAHUN

Struktur piramida tersembunyi dalam waktu yang cukup lama karena ditutupi oleh dedaunan dan terlihat seperti bukit (lingkaran merah), dengan megalith terbuka di bagian atas (lingkaran kuning). 
sumber gambar: Danny Hilman Natawidjaya

"Meskipun struktur yang terkubur ini menyerupai piramida, Namun struktur ini berbeda dari piramida serupa yang dibangun oleh Suku Maya. Sementara struktur Piramida Maya cenderung simetris, sementaa struktur yang ditemukan di Situs Gunung Padang cenderung memanjang dengan apa yang tampak di depan sebagai setengah lingkaran, Ini adalah kuil yang unik," kata Dani Hilman Natawidjaya, Peneliti proyek dan ilmuwan senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).


Dia dan rekan-rekannya menduga bahwa megalith yang terpapar mungkin lebih daripada yang muncul, karena sebagian fitur yang terpapar di situs arkeologi yang ada tidak cukup cocok dengan batu yang berdiri. Bentuk bukit yang ganjil juga menonjol dari lanskap, katanya.

"Ini tidak seperti topografi disekitarnya, yang sudah banyak terkikis. Ini terlihat sangat muda dan tampak seperti buatan manusia," Natawidjaya menjelaskan.

PENELITI UNGKAP SITUS GUNUNG PADANG ADALAH KUIL KUNO BERUSIA RIBUAN TAHUN

Dengan menggunakan berbagai teknik untuk mengintip di bawah permukaan tanah, Para peneliti menemukan beberapa lapisan struktur seperti piramida, dengan masing-masing lapisan mewakili periode waktu yang berbeda.
Sumber gambar : Danny Hilman Natawidjaya

Dengan menggunakan berbagai macam teknik untuk mengintip di bawah tanah, termasuk dengan menggunakan survei radar penembus lapisan tanah, tomografi sinar-X , Pencitraan 2D dan 3D, Pengeboran inti dan juga penggalian, Para peneliti secara bertahap menemukan beberapa lapisan struktur yang cukup besar di area seluas 15 hektar atau sekitar 150.000 meter persegi. yang telah dibangun selama ribuan tahun dengan lapisan yang mewakili periode yang berbeda.

"Di bagian paling atas, ada pilar batuan basal yang membingkai teras langkah dengan susunan kolom batu lainnya dengan membentuk dinding, jalur dan ruang", kata para ilmuwan saat melaporkannya pada sidang AGU. Mereka memperkirakan bahwa lapisan ini berusia sekitar 3.000 hingga 3.500 tahun.


Di bawah pernukaan tanah pada kedalaman sekitar 10 kaki (3 meter) ada lapisan kedua dari kolom batu serupa yang diperkirakan telah berusia 7.000 hingga 8.300 tahun. Serta lapisan ketiga yang berbentuk memanjang sedalam 49 kaki (15 meter) dibawah permukaan tanah berusia lebih dari 9.000 tahun hingga 28.000 tahun yang lalu. Pada survei ini, para ilmuwan juga mendeteksi beberapa ruang bawah tanah.

Saat ini, penduduk setempat masih menggunakan situs Gunung Padang di bagian atas struktur sebagai tempat suci untuk berdoa dan meditasi. Cara ini juga sepertinya digunakan sejak ribuan tahun yang lalu di situs ini.   

  
Views
Share:

SELAIN GUNUNG SOPUTAN, INILAH 10 GUNUNG BERAPI PALING AKTIF DI INDONESIA

Mahessa Update | Gunung Soputan di Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara baru saja baru saja mengeluarkan letusan freatik pada Minggu, 16 Desember 2018 dengan mengeluarkan abu vulkanik, bergemuruh dan tremor terus menerus hingga ketinggian 7.500 meter dari atas puncak.


Gunung Soputan memang dikenal sebagai salah satu Gunung Berapi Paling Aktif di Indonesia. Selain Gunung Soputan, Gunung Sinabung di Sumatera Barat, Gunung Merapi di Yogyakarta, Gunung Agung di Pulau Bali, Gunung Gamalama di Maluku dikenal sebagai Gunung Berapi Paling Aktif di Indonesia.

Berikut 10 Gunung Berapi Paling Aktif di Indonesia yang harus diwaspadai.

1. Gunung Soputan, Sulawesi Utara


Gunung Soputan adalah salah satu Gunung Berapi Paling Aktif Di Indonesia yang terletak di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Gunung ini terbentuk pada masa kuartener di tepi selatan Kaldera Tondano dan merupakan salah satu gunung berapi teraktif di Pulau Sulawesi. 

Gunung yang berjarak sekitar 50 kilometer di sebelah barat daya-selatan kota Manado atau berjarak sekitar 2 kilometer dari kota Tonbatu, Kabupaten Minahasa Tenggara ini terakhir meletus pada tanggal 16 Desember 2018 dengan mengeluarkan semburan abu vulkanik sekitar7.000 meter dari atas puncak.

2. Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak, Sumatera Utara


GUNUNG BERAPI PALING AKTIF DI INDONESIA



Gunung Sinabung bersama dengan Gunung Sibayak adalah gunung berapi aktif di Indonesia setinggi 2.451 mdpl yang terletak di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.



Pada tanggal 19 Februari 2018, Gunung Sinabung meletus dengan mengeluarkan abu dan awan panas yang menyelimuti bangunan di sekitarnya. Sementara pada tanggal 6 April 2018, terjadi gempa vulkanik pada Gunung Sinabung dengan memuntahkan awan panas di area gunung. Hujan abu yang ditimbulkan mencapai kawasan Sibolangit dan Brastagi. Erupsi Gunung Sinabung terus berlangsung hingga hari ini. 

3. Gunung Agung, Bali

GUNUNG BERAPI PALING AKTIF DI INDONESIA

Gunung Agung adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Bali dengan ketinggian 3.031 mdpl. Gunung ini terletak di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia.

Gunung Agung adalah gunung berapi bertipe stratovolcano dengan kawah yang sangat besar dan dalam yang kadang-kadang mengeluarkan asap dan uap air. Dari Pura Besakih yang berada di lereng gunung, Gunung ini tampak dengan kerucut runcing sempurna, tetapi sebenarnya puncak gunung ini memanjang dan berakhir pada kawah yang melingkar dan lebar.


Gunung Agung terakhir kali meletus pada 2 Juli 2018 dengan melontarkan lahar sejauh 2 kilometer. Erupsi terjadi secara strombolian dengan suara dentuman. 

4. Gunung Merapi, Yogyakarta

GUNUNG BERAPI PALING AKTIF DI INDONESIA

Gunung Merapi setinggi 2.930 mdpl yang terletak di tengah Pulau Jawa antara Provinsi Jogjakarta dengan Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah juga merupakan gunung berapi paling aktif di Indonesia yang harus diwaspadai. Gunung ini dikenal sangat berbahaya karena menurut catatan modern gunung ini mengalami erupsi setiap 2 - 5 tahun sekali. 

Gunung Merapi adalah gunung termuda dalam rangkaian gunung berapi yang mengarah ke selatan dari Gunung Ungaran, Gunung Merbabu dan Gung Merapi. Gunung ini terbentuk karena aktivitas di zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang bergerak ke bawah Lempeng Eurasia yang menyebabkan munculnya aktivitas vulkanik di sepanjang bagian tengah Pulau Jawa. 

Gunung Merapi terakhir meletus pada 1 Juni 2018. Meski berstatus normal, Gunung Merapi mengeluarkan suara bergemuruh disertai asap yang membumbung hingga mencapai ketinggian 6.000 meter dari puncak gunung.

5. Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur

GUNUNG BERAPI PALING AKTIF DI INDONESIA

Gunung Kelud adalah salah satu Gunung Berapi Paling Aktif di Indonesia yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini sejak tahun 1000 M telah mengalami letusan sebanyak 30 kali dengan letusan besarnya sebesar 5 VEI. Gunung Kelud terakhir meletus pada 14 Februari 2014.

Letusan Gunung Kelud pada tahun 2014 ini mengeluarkan suara ledakan yang sangat keras hingga terdengar dalam radius 300 kilometer dari pusat ledakan. Selain itu hujan abu dari letusan Gunung Kelud ini melumpuhkan Pulau Jawa. Tujuh bandara udara terpaksa di tutup.  

      
6. Gunung Raung, Jawa Timur

GUNUNG BERAPI PALING AKTIF DI INDONESIA

Gunung Raung adalah salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia yang terakhir meletus pada bulan Juli 2015 lalu. Gunung setinggi 3.344 mdpl ini terletak di ujung timur Pulau Jawa, Indonesia atau tepatnya berada di kawasan pegunungan ijen di Kabupten Bondowoso, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.

Letusan Gunung Raung bertipe letusan Strombolian yaitu letusan kecil tetapi terjadi secara terus menerus dan mengeluarkan pijar. Gunung Raung juga memiliki sisten kawah yang terbuka, yang menyebabkan lava pijar yang dihasilkan akan kembali ke dalam kawah dan kecil kemungkinanya meluber keluar kaldera. 

7. Gunung Rokatenda, NTT

GUNUNG BERAPI PALING AKTIF DI INDONESIA

Gunung berapi paling aktif di Indonesia selanjutnya adalah Gunung Rokatenda yang berada di sebelah utara Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Gunung setinggi 875 mdpl ini pernah mengalami letusan hebat pada tanggal 4 Agustus - 25 September 1928 yang diikuti dengan terjadinya bencana Gelombang Tsunami dengan disusul oleh gempa vulkanik.

Gunung bertipe strato ini mengalami letusan kembali pada 23 Maret 1985 dengan embusan abu mencapai 2 kilometer dan lontaran material sekitar 300 meter dari atas puncak. Terakhir Gunung Rokatenda mengalami letusan pada tanggal 10 Agustus 2013 dengan 8 orang meninggal dunia dan 3.000 orang dievakuasi. 

8. Gunung Barujari, NTB

GUNUNG BERAPI PALING AKTIF DI INDONESIA

Gunung Berapi Paling Aktif di Indonesia adalah Gunung Barujari yang terletak di sisi timur kaldera Gunung Rinjani, Pulau Lombok. Gunung ini memiliki kawah berukuran 170 meter X 200 meter dengan ketinggian 2.296 - 2.376 mdpl. Gunung berapi paling aktif di Indonesia ini terakhir meletus pada pada tanggal 25 Oktober 2015 dan 3 November 2015 setelah sebelumnya tercatat pernah meletus pada tahun 2009 dan tahun 2005. Selain Gunung Barujari juga terdapat kawah lain di tempat ini yang pernah meletus yaitu yang disebut Gunung Rombongan.

9. Gunung Rinjani, NTB

GUNUNG BERAPI PALING AKTIF DI INDONESIA

Gunung Rinjani adalah salah satu gunung vulkanik yang masih aktif nomor 2 tertinggi di Indonesia. Gunung ini terletak di Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Gunung setinggi 3.726 mdpl ini terakhir meletus pada tahun 1994 lalu.


Secara stratigrafi, Gunung Rinjani dialasi oleh batuan sedimen klastik Neogen dan batuan gunung api Oligo-Miosen yang sebagian besar dapat menghasilkan piroklastik yang dibeberapa tempat berselingan dengan lava. Seperti pada gunung api lainnya, Koesoemadinata (1979) menyebutkan bahwa aktivitas kegunungapian Rinjani pasca pembentukan kaldera adalah pembangunan kembali kegiatannya berupa efusiva yang menghasilkan lava dan eksplosiva yang membentuk endapan bahan lepas (piroklastik). 

Walaupun Gunung Rinjani merupakan salah satu Gunung Berapi Paling Aktif di Indonesia, Gunung ini merupakan salah satu objek wisata andalan Indonesia. Puncak Gunung Rinjani merupakan tujuan sebagian besar para petualang dan pecinta alam.  

10.  Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda

GUNUNG BERAPI PALING AKTIF DI INDONESIA

Gunung Anak Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif yang berada di Selat Sunda antara Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera, Indonesia. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi yang di sebut Gunung Krakatau yang sirna karena letusannya yang maha dahsyat pada tanggal 26-27 Agustus 1883 yang menyebabkan terjadinya awan panas dan tsunami yang menewaskan sekitar 36.000 jiwa.

Setelah meletusnya Gunung Krakatau, muncul gunung api baru yang dikenal sebagai Gunung Anak Krakatau dari kawasan kaldera purba yang masih aktif dan terus bertambah tingginya. Penyebab bertambah tingginya Gunung Anak Krakatau disebabkan oleh material yang keluar dari perut gunung baru ini. Saat ini ketinggian Gunung Anak Krakatau mencapai 230 mdpl. Sementara pendahulunya Gunung Krakatau memiliki tinggi 813 mdpl.

Menurut Profesor Ueda Nakayama, salah seorang ahli gunung berapi berkebangsaan Jepang ini mengatakan bahwa Gunung Anak Krakatau masih relatif aman walaupun sering terjadi letusan-letusan kecil.  

11. Gunung Gamalama, Maluku

GUNUNG BERAPI PALING AKTIF DI INDONESIA

Gunung Gamalama adalah gunung stratovolcano  kerucut yang merupakan keseluruhan Pulau Ternate, Kepulauan Maluku, Indonesia. Gunung setinggi 1.715 mdpl ini merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia yang ditutupi oleh Hutan Montane pada ketinggian 1.200 - 1.500 mdpl dan Hutan Ercaceous pada ketinggian di atas 1.500 mdpl.

Erupsi dari Gunung Gamalama terjadi pada tahun 2003. Walaupun letusannya tidak besar dan tidak menimbulkan korban, namun selama lebih dari satu pekan, letusan Gunung Gamalama mengelaurkan abu vulkanik hingga menutupi langit Ternate. 

Letusan Gunung Gamalama terjadi kenbali pada 5 Desember 2011 dengan menyemburkan abu vulkanik hingga mendorong ribuan orang untuk mengungsi karena semburan abu dan partikel vulkaniknya setinggi 2.000 meter ke udara memuntahkan ke seluruh wilayah di sekitar gunung ini.

12. Gunung Bromo, Jawa Timur

GUNUNG BERAPI PALING AKTIF DI INDONESIA

Gunung Bromo adalah salah satu Gunung Berapi Paling Aktif di Indonesia yang terletak di 4 kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 2.329 mdpl. Selain dikenal sebagai gunung api yang masih aktif, Gunung Bromo juga terkenal sebagai objek wisata utama di Jawa Timur karena statusnya sebagai gunung berapi aktif dengan bentuk tubuh saling bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.


Selama abad ke-20 dan abad ke-21, Gunung Bromo telah meletus puluhan kali dengan interval waktu yang teratur yakni setiap 30 tahun sekali dengan letusan besarnya terjadi pada tahun 1974 dan letusan terakhirnya pada tahun 2015 lalu.


Views
Share:

Blog Archive

Bookmarking

Ikuti Facebook