9 BANGUNAN TERTUA DI INDONESIA

Rate this posting:
{[['']]}

Bagikan Artikel

9 Bangunan Tertua Di Indonesia


Mahessa83-Bangunan pertama di Bumi diyakini telah ada sejak 500.000 tahun yang lalu. Bangunan mempunyai berbagai macam fungsi bagi kehidupan manusia, terutama sebagai tempat berlindung dari cuaca, keamanan, tempat tinggal, privasi, tempat menyimpan barang, tempat bekerja dan sarana umum lainnya.   

Berikut ini adalah 9 Bangunan Tertua di Indonesia yang sebagian masih ada hingga sekarang dan sebagian lagi sudah hilang dimakan usia.

1. Masjid Wapauwe


9 Bangunan Tertua Di Indonesia

Masjid Wapauwe adalah masjid tertua di Indonesia yang di bangun pada tahun 1414 masehi di Desa Kalitetu, Kabupaten Maluku Tengah, Propinsi Maluku. Pada awalnya Masjid ini bernama Masjid Wawane karena dibangun di lereng Gunung Wawane oleh Perdana Jamilu., Seorang keturunan Kesultanan Islam Jailolo dari Moloku Kie Raha (Maluku Utara).

Kedatangan Perdana Jamilu ke tanah Hitu sekitar tahun 1400-an masehi, yakni untuk menyebarkan ajaran Agama Islam pada lima negeri disekitar Pegunungan Wawane yakini di Assen, Wawane, Atetu, Tahala dan Nukuhaly.

2. Candi Blandongan



9 Bangunan Tertua Di Indonesia

Candi Blandongan adalah Candi tertua di Indonesia yang di bangun pada abad ke-2 masehi terletak di Desa Segaran, Kecamatan Batu Jaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Candi ini pertama kali ditemukan oleh Tim Peneliti Arkeologi dari Universitas Indonesia pada tahun 1984 berdasarkan laporan adanya penemuan benda-benda purbakala disekitar gundukan-gundukan tanah di tengah-tengah sawah.

3. Museum Radya Pustaka



9 Bangunan Tertua Di Indonesia

Museum Radya Pustaka yang didirikan oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV pada tahun 1890 masehi ini yang terletak di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah ini merupakan museum tertua yang ada di Indonesia saat ini.

4. Rumah Sakit PGI Cikini.



9 Bangunan Tertua Di Indonesia

Rumah Sakit PGI Cikini merupakan salah satu rumah sakit tertua yang ada di Indonesia yang berdiri pada tahun 1898 masehi. Rumah sakit ini terletak di jalan Raden Saleh No. 40 Jakarta Pusat menempati lokasi bangunan bergaya Gothic -Moors yang dulunya merupakan rumah kediaman pelukis Naturalais, Raden Saleh.

5. Gereja Kayu Tangan



9 Bangunan Tertua Di Indonesia

Gereja Kayu Tangan yang terletak di Malang Jawa Timur didirikan pada tahun 1897 masehi merupakan Gereja Katholik tertua yang ada di Indonesia.

Sampai saat ini, gereja itu masih kokoh menantang zaman. Bahkan, ia telah menjadi ikon tersendiri bagi Kota Malang. Wisatawan Mancanegara tak pernah luput untuk mengunjungi gereja ketika traveling ke Malang. Menariknya, dalam kapel gereja terdapat banyak benda kuno. Bahkan kabarnya terdapat Al Quran asal tunisia yang merupakan peninggalan tahun 1920-an.

6. Bandara Kemayoran


9 Bangunan Tertua Di Indonesia

Bandara Udara Internasional Kemayoran merupakan Bandara Udara Pertama di Indonesia yang dibuka untuk penerbangan internasional. Bandara ini dibangun pada tahun 1934 dan secara resmi dibuka dibuka pada tanggal 8 Juli 1940. Pesawat pertama yang mendarat di Bandara Kemayoran adalah pesawat jebis DC-3 Dakota milik penerbangan Hindia Belanda. Bandara ini kemudian ditutup pada tanggal 1 Januari 1983 dan penerbangan internasional kemudian dialihkan ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta yang kemudian dipindahkan lagi ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada i Januari 1984 hingga sekarang.

7. Stasiun Kereta Api Gudang, Semarang


9 Bangunan Tertua Di Indonesia

Stasiun Kereta Api Gudang, Semarang merupakan stasiun kereta api tertua di Indonesia yang dibangun oleh Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) atas perintah Gubernur Jenderal Baron Sloet van de Beele pada 16 Juni 1864. Stasiun ini menjadi saksi peluncuran kereta api pertama di Indonesia pada tanggal 10 Agustus 1867.

8. Pelabuhan Barus


9 Bangunan Tertua Di Indonesia

Pada masa Dinasti ke-18 sekitar tahun 1.567 SM Fir'aun di Mesir. terdapat sebuah pelabuhan yang sangat ramai dipesisir barat pulau Sumatera yang dikenal dengan nama Pelabuhan Barus. Pelabuhan ini terletak di Lobu Tua, Tapanuli, Sumatera Utara ini merupakan Pelabuhan Tertua Di Indonesia. Kota ini sangat terkenal pada waktu itu karena Kapur Barus nya yang dipakai dalam teknologi pengawetan mayat (mumi) yang digunakan di Mesir.

9. Bangunan Situs Gunung Padang


9 Bangunan Tertua Di Indonesia

Arkeolog Universitas Indonesia, Ali Akbar, mengatakan bahwa data analisis geolistrik, georadar, pengeboran, dan tomografi benar-benar mendukung dugaan adanya bangunan di gunung wilayah Sunda itu.

Ali mengungkapkan, "Yang paling tua ada di lapisan budaya empat, paling dasar, berusia 10.000 tahun."

Perut Gunung Padang terbagi menjadi empat lapisan budaya. Lapisan budaya pertama ada pada kedalaman hingga dua meter, memiliki batuan bagian bangunan yang berasal dari masa 500 sebelum Masehi (SM).

Sementara lapisan budaya kedua ada pada kedalaman 2 hingga 5 meter, berasal dari masa 4.700 SM.

Lapisan budaya 3 hingga 4 ditemukan lewat analisis tomografi. Di lapisan tersebut, ditemukan adanya ruang dan dinding yang dikatakan sebuah bangunan. Analisis mengungkap bahwa usia bangunan tersebut mencapai 10.000 tahun.

Dengan usia 10.000 tahun, bila terbukti ada, bangunan di perut Gunung Padang lebih tua dari bangunan  mana pun di dunia.


Nah itulah 9 Bangunan Tertua Di Indonesia yang masih ada ataupun sudah tidak terpakai lagi hingga sekarang. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.


Dari berbagai sumber
Pada masa Dinasti ke-18 (sekitar 1.567 SM) Fir’aun di Mesir, terdapat pelabuhan yang sangat ramai di pesisir barat pulau sumatera yang dikenal dengan Pelabuhan Barus. pelabuhan ini terletak di daerah Lobu-Tua Tapanuli, kota ini terkenal dengan kapur barusnya yang dipakai dalam teknologi pengawetan mayat yang digunakan di Mesir.  - See more at: http://akunesia.com/sejarah-asal-usul-nama-pulau-besar-di-indonesia-part-1-sumatera/#sthash.vxBPI7Xw.dpuf


Daftar di sini dengan alamat email Anda untuk menerima update dari blog ini di inbox Anda..

0 Response to "9 BANGUNAN TERTUA DI INDONESIA"

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik artikel. Komentar yang tidak relevan dengan topik artikel akan terhapus.