Sukhoi Su-57

Pesawat Tempur Generasi Kelima Terbaru Rusia

Paus Biru

Mahluk Paling Besar Di Bumi

Lukisan Gua Kalimantan

Sebuah lukisan hewan berusia 40.000 tahun bergambar binatang buas misterius seperti sapi liar yang ditemukan di Gua Kalimantan, Indonesia

Kampung Wisata Tegallalang. Ubud, Pulau Bali

Menjelajahi Ubud - Kota Terindah di Dunia

The Vow

Film Romantis Terbaik Berdasarkan Kisah Nyata

7 WANITA PERTAMA YANG MENGGUNCANG DUNIA SAINT DAN TEKNOLOGI

"Mereka adalah wanita pertama yang dapat menguncang dunia"

Wanita Pertama Yang Mengguncang Dunia Saint Dan Teknologi

Mahessa83 -Hallary Clinton membuat sejarah pada tanggal 7 Juni ketika Ia menjadi wanita pertama yang mencalonkan diri sebagai Presiden dari partai politik terbesar di AS. Untuk mengetahui pencapaian bersejarah dari beberapa wanita terkenal di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan obat-obatan Kami akan menampilkan 7 Wanita Pertama Yang Menguncang Dunia Sains Dan Teknologi yang dilansir dari laman LiveScience.

1. Valentina Tereshkova


Valentina Tereshkova

Kosmonot Valentina Tereshkova adalah wanita pertama yang mencapai ruang angkasa melalui misi Soviet Vostok 6 pada 16 Juni 1963 lalu.

Misi Tereshkova ii hanya berlangsung selama tiga hari dimana Ia melakukan beberapa tes untuk mengumpulkan data tentang bagaimana tubuh wanita bereaksi dengan luar angkasa.

Sementara Sally yang terbang melalaui pesawat ulang alik pada Challenger pada tahun 1983 adalah wanita pertama Amerika Serikat yang mencapai ruang angkasa.

2. Marie Curie


Marie Curie

Ahli Kimia dan Fisika, Marie Curie adalah wanita pertama yang menerima Hadiah Nobel pada tahun 1903 dalam penelitian bidang ilmu Fisikanya tentang Radiasi. Curie membagi penghargaannya kepada suaminya Pierre Curie dan Fuisikawan Perancis Henri Becquerrel.

Kemudian pada tahun 1911, Curie memenangkan Hadiah Nobel keduanya yang kali iniuntuk karyanya dalam Ilmu Kimia. Curie telah menemukan dua unsur, radium dan polonium.

Marie Curie adalah satu-satunya wanita yang berhasil memenangkan dua Hadiah Nobel serta satu-satunya wanita yang memenangkan dua hadiah nobel dalam dua bidang yang berbeda. 

3. Dr. Elizabeth Blackwell


Dr. Elizabeth Blackwell

Dr. Elizabeth Blackwell adalah wanita pertama yang mendapatkan gelar M.D dari Sekolah Kedokteran di Amerika Serikat.

Sebelum Blackwell memasuki sekolah kedokteran tersebut, Beberapa dokter mengatakan bahwa pendidikan seperti itu tidak tersedia bagi para wanita. Tetapi Balckwell diterima di Jenewa Medical College di New York dan lulus pada tahun 1849 untuk selanjutnya melanjutkan ke bidang kebidanan dan ginekologi.

Kemudian adiknya Blackwell yang bernama Emily mengikuti jejaknya dan mendapatkan gelar M.D dari Sekolah Kedokteran Western Reserve University di Ohio pada tahun 1854.

4. Jacqueline Cochran



Jacqueline Cochran
Pada tahun 1953, Jacqueline Cochran menjadi wanita pertama yang memecahkan hambatan suara ketika Dia mengemudikan pesawat jet F-86 Sabre dengan kecepatan melebihi 1 mach (kecepatan suara yang merupakan 761,2 mph atau 1,225 km per jam). Sebelas tahun kemudian Cochran menambah 2 kali lipat kecepatannya, terbang dengan pesawat jet dngan kecepatan 2 mach pada tahun 1964. 

Selain terbang dengan kecepatan suara yang sangat cepat, Cochan juga merupakan wanita pertama pemecah rekor lainnya seperti ketinggian terbang dan jarak terjauh terbang.

5. Elen Walet Richards


Elena Walet Richards

Elen Walet Richards adalah wanita pertama yang diterima di Massachussets Institute of Technology (MT) pada tahun 1870. Ketika Richards masuk Ia mengaku tidak masuk melalui penerimaan umum dari perempuan.

Richards belajar kimia dan lulus dengan gelar Bachelor of Science pada tahun 1873. Dua tahun setelah lulus, Richards membantu mendirikan laboratorium di sekolahnya yang didedikasikannya untuk mendidik para wanita dalam bidang kimia. Labolatorium perempuan kemudian di buka pada tahun 1876 dan Richards menjabat sebagai instruktur dalam bidang kimia dan mineralogi.

6. Dana Ulery


Dana Ulery

Dana Ulery menjadi insinyur perempuan pertama NASA ketika Ia mulai bekerja di badan Jet Propulsion Labratory (JPL) di Pasadena , California, AS pada tahun 1961.

Ulery mempelajari Ilmu Komputer dan bekerja mengembangkan algoritma untuk NASA Deep Space Network sementara di JPL. Deep Space Network menggunakan antena di seluruh dunia untuk berkomunikasi dengan pesawat ruang angkasa.

Kemudian Ulery melanjutkan bekerja di AS Army Research Laboratory di mana Ia adalah satu-satunya manager wanita pertama di sana.

7. Amelia Earhart


Amelia Earhart

Amelia Earhart adalah wanita pertama dan orang kedua secara keseluruhan yang terbang sendiri melintasi Samudra Atlantik. Dia lepas landas pada 20 Mei 1932 dari Newfoundland dan mendarat 15 jam kemudian di Irlandia (Dia awalnya akan mendarat di Paris, Pernacis, Namun akibat cuaca buruk, Ia memutuskan untuk mendarat di Irlandia).

Kemudia Earhart hilang pada tahun 1937 saat mencoba terbang mengelilingi dunia. Misteri kepergiannya hingga kini masih menjadi misteri.

Nah itulah 7 Wanita Pertama Yang Menguncang Dunia dalam bidangnya masing-masing. Semoga pengalaman mereka menjadi inspirasi bagi kita semua. 


sumber: LiveScience   
Views
Share:

10 MEJA PALING KEREN DI DUNIA

10 Meja Paling Keren Di Dunia  


Mahessa83 - Meja adalah salah satu funiter perabot rumah tangga dalam bentuk datar yang disokong oleh beberapa kaki meja yang digunakan untuk menyimpan barang dan makanan dengan ketinggian tertentu agar mudah terjangkau.

Saat ini dari berbagai macam jenis meja yang ada, para desainer mulai banyak menciptakan meja-meja dengan bentuk unik dan keren. Kreativitas meja dengan bentuk unik dan keren seperti meja berbentuk taman, meja yang menyimpang atau meja yang dapat melebar yang dilakukan oleh para desainer ini bisa menjadi contoh untuk Anda sebagai inspirasi untuk membuat desain meja di ruangan rumah yang tentunya akan menambah tatanan keindahan ruangan menjadi lebih menarik.

Berikut 10 Meja Paling Keren Di Dunia sebagai bahan untuk inspirasi Anda buat ruangan lebih menaril lagi.

1. Meja PicNYC


Meja PicNYC

Haiko Cornelissen  ini berbentuk rimbun. Meja PicNYC adalah perabotan tanaman hidup yang tumbuh yang membawa rasa di luar ruangan setiap kali makan. Meja alumunium yang cukup dalam sebagai wadah perkebunan yang akan terus tumbuh untuk rumput dan bunga di dalam sebuah meja.

2. Meja Konferensi Boeing 747 Jumbo


Meja Konferensi Boeing 747 Jumbo

Meja Konferensi  ini terbentuk dari mesin Jet Nacelle General Electric Boeing 747 Jumbo. Ini memberikan bukti bahwa Motoart yang dianggap sebagai pelopor dan pengusung standart mutu pesawat.

Melengkapi finishing luar meja adalah stator mesin mesin kustom dibuat di atur dengan pencahayaan LED warna warni internal yang diatapi dengan kubah alumunium dipoles berputar yang terletak dibawah sebuah kaca bundar merah 1/2 in. Perangkat meja ini dapat menampung hingga dua belas orang yang juga dilengkapi dengan satu set opsional port data serba guna.

3. Meja Dan Kursi Asap


Meja Dan Kursi Asap

Buatan tangan desaign Belanda Maarten Baas sangat unik dan keren. Potongan-potongan furniture dari kayu yang merupakan bagian dari koleksi asapnya secara harafiah di bakar yang kemudian diawetkan dalam lapisan epoxy.

4. Meja Menyimpang


Meja Menyimpang

Meja Menyimpang adalah gagasan dari Desainer Suzy Lelievre. Desain memutar ini sangat menarik perhatian banyak orang. Meja ini berhasil menggabungkan kreativitas dan fungsionalitas.  

5. Meja Fletcher Penggulung


Meja Fletcher Penggulung

Meja Fletcher Penggulung memang sangat mengagumkan.  Perusahaan pembuatnya menggambarkan meja ini sebagai " Meja bundar yang ketika diputar keliling luarnya bisa menggandakan kapasitas tempat duduk". Sangat penting menyimpan ekspansi daun dalam dirinya sendiri. Pada saat normal meja ini dapat menampung enam orang namun ketika diperluas, meja ini dapat menampung dua belas orang. 

Sangat keren, meja hemat ruangan ini memiliki harga yang cukup lumayan tinggi. dari £ 25.000 sampai £ 35.000 ($ 50.000 sampai $ 70.000).

6. Meja " Paint or Die But Love Me"


Meja "Paint or Die But Love Me"

John Nouanesing yang merancang Meja 'Paint or Die But Love Me" nampaknya seperti tumpahan cat yang ditangguhkan. Ini adalah dalam tahap seni konseptual pada saat ini. 

7. Meja Gelombang Kota Kopi


Meja Gelombang Kota Kopi

Stelios Mousarris yang menciptakan Meja Gelombang Kota Kopi sangat menarik dari Inception film dimana kekuatan menekuk impian bagi pembuatnya. Sama seperti pada layar, meja lipatan sebuah sebuah lansekap kota pada dirinya sendiri.

8. Meja Selimut


Meja Selimut

Jepang telah menyempurnakan seni untuk tidak meninggalkan rumah dengan Meja Selimut oki-gotatsu dari Belle Maison.

Selimut ini terjepit antara meja dan kaki meja dengan sumber panas dibawahnya yang pada zaman kuno ini disebut Kotatsu atau memasak dalam perapian. Kaki Anda tetap dibalik selimut dan panas akan naik melalui pembukaan dalam pakaian tradisional Jepang. 

9. Meja "Not Now"


Meja "Not Now"

Desainer Michael Beitz yang menciptakan berbagai macam meja yang luar biasa yang hampir tidak digunakan untuk tujuan asli karena bentuknya. Ide Meja "Not Now" menggambarkan perancang seperti meja tersimpul dengan panjang 5,5 meter yang memisahkan orang yang duduk diatasnya dan tidak memungkinkan mereka untuk berkomunikasi secara normal.

10. Courtestable


Courtestable

Courtestable adalah meja piknik yang terbuat dari kayu yang dibuat oleh desainer Belanda Marleen Jansen. Meja ini memiliki roman junkat-jungkit dua tempat duduk yang membutuhkan kerjasama dari kedua belah pihak untuk menjaga keseimbangan yang tepat.


sumber: oddee   

 
Views
Share:

MENGAPA PULAU SUMATRA SERING TERJADI GEMPA?

Mengapa Pulau Sumatra Sering Terjadi Gempa? 


"Pulau Sumatra merupakan kawasan episentrum gempa bumi karena dilintasi oleh Patahan Kerak Bumi disepanjang Bukit Barisan yang disebut Patahan Sumatra"

Gempa Sumatra


Mahessa83 -Beberapa saat yang lalu pada 4 Juni 2016 pukul 22.18 wib saat tulisan ini mulai akan di publiskan kembali terjadi Gempa Bumi di wilayah barat Pulau Sumatra dengan kekuatan 5.3 SR di 356 km Barat Daya Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat.

Mengapa Disekitar Pulau Sumatra Sering Terjadi Gempa?

Seperti kita ketahui bahwa Gempa Bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang dapat menciptakan Gelombang Seismik. Pada umumnya Gempa Bumi terjadi akibat pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang disebabkan yang disebabkan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan tersebut makin membesar hingga pada akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itulah Gempa Bumi terjadi.



Indonesia yang memiliki sekitar 17.504 pulau yang menyebar disekitar katulistiwa serta 400 gunung berapi yang 130 diantaranya masih aktif yang beberapa diantaranya terletak di dasar laut dan juga merupakan tempat pertemuan 2 rangkaian gunung berapi aktif (Ring of Fire) serta terdapat puluhan patahan aktif di wilayah Indonesia.

Pada saat Zaman Es berakhir sebelum tahun 10.000 SM, Pada bagian barat Indonesia terdapat daratan sunda yang terhubung ke Benua Asia. 

Pulau Sumatra yang berdasarkan luasnya merupakan Pulau Terbesar Keenam Di Dunia. Pulau ini membujur dari barat laut ke arah tenggara dan melintasi Garis Katulistiwa seolah membagi Pulau Sumatra menjadi dua bagian. Sumatra belahan bumi utara dan Sumatra bellahan bumi selatan. Pegunungan Bukit Barisan dengan beberapa puncaknya yang melebihi 3.000 mdpl merupakan barisan gunung berapi aktif, berjalan sepanjang sisi barat pulau dari ujung utara ke arah selatan. sehingga daratan yang berada di sisi barat pulau relatif sempit dengan pantai dengan pantai yang terjal dan dalam ke arah Samudra Hindia dan dataran sisi timur pulau yang luas dan landai dengan pantai yang landai dan dangkal ke arah Selat Malaka, Selat Bangka dan Laut China Selatan.

Pulau Sumatra merupakan kawasan episentrum gempa bumi karena dilintasi oleh Patahan Kerak Bumi disepanjang Bukit Barisan yang disebut Patahan Sumatra dan Patahan Kerak Bumi di dasar Samudra Hindia di sepanjang kawasan lepas pantai sisi barat Pulau Sumatra. Sehingga Patahan inilah yang menyebabkan sering terjadinya Gempa Bumi di sekitar Pulau Sumatra.


Patahan atau Sesar adalah istilah dalam ilmu geologi yang dalam bahasa Inggris disebut Fault, Keberadaan Patahan tidak selalu berkonotasi negatif sebagai penyebab bencana gempa, karena ternyata di dalam bumi patahan bermanfaat dalam proses pembentukan cebakan atau perangkap hidrokarbon baik minyak bumi maupun gas bumi. Demikian juga  struktur patahan sangat penting sebagai jalan lewatnya magma yang apabila magma yang kaya dengan mineral berharga maka akan  membentuk mineralisasi mineral-mineral logam berharga seperti emas, perak, tembaga, besi dsb. 

Patahan terjadi dikarenakan adanya pergeseran lapisan bumi dari kondisi normalnya. Artinya, kulit bumi mengalami pergerakan. Ada yang gerakannya berhenti sama sekali ini disebut Patahan tidak aktif, tetapi ada gerakannya terus berlangsung, patahan jenis ini disebut patahan aktif. Patahan Sumatera adalah patahan aktif yang sudah bergerak sejak ribuan tahun lalu yaitu saat terbentuknya kepulauan Indonesia akibat adanya tumbukan tiga lempeng besar dunia sekitar 45,6 juta tahun yang lalu, yaitu  Lempeng Samudera Hindia-Australia yang bergerak relatif ke utara, lempeng Benua Eurasia yang bergerak keselatan dan Lempeng Samudera Pasifik yang bergerak ke Barat. 

Patahan Sumatera mulai banyak dikenal semenjak sering terjadinya gempa daratan di pulau Sumatera. Patahan Sumatera pernah mengakibatkan gempa besar di pulau Sumatera seperti gempa Liwa tahun 1932, 1994, gempa Kerinci 1909, 1995 yang meninggalkan kerugian jiwa dan materi yang cukup besar. 

Perlu diketahui, Patahan Sumatera memiliki beberapa segmen yang di Aceh sudah terdeteksi melalui informasi peta geologi yang telah dipetakan oleh Cameron dkk (peta tersebut dipublikasi oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi/P3G - Departemen Pertambangan dan Energi). Bukti keberadaan patahan ini semakin diperkuat dengan kenampakan dari interpretasi foto udara maupun citra satelit (remote sensing). 

Untuk wilayah Aceh Patahan Semangko ini terbagi  dalam beberapa segmen yaitu Patahan Lokop-Kutacane, Patahan Blangkeujeren-Mamas, Patahan Kla-Alas, Patahan Reunget-Blangkeujeren, Patahan Anu-Batee, Patahan Samalanga-Sipopoh, Patahan Banda Aceh-Anu, Patahan Lamteuba-Baro. 

Patahan tersebut menyimpan energi yang besar dan apabila suatu saat energi tersebut dilepaskan maka akan menimbulkan gempa bumi. Apabila pelepasan energi tersebut secara tiba-tiba sekaligus inilah yang sangat berbahaya karena akan menimbulkan gempa yang dahsyat, namun kalau energi tersebut dilepas berangsur sedikit demi sedikit maka gempa yang ditimbulkan tidak terlalu berbahaya, bahkan kadang tidak dirasakan oleh manusia kecuali hanya tercatat oleh alat seismograf. 

Dengan keadaan letak geografi yang demikian, Sangatlah memungkinkan bahwa wilayah bagian barat Pulau Sumatra sering terjadi gempa baik besar maupun kecil yang tentunya dibutuhkan kewaspadaan yang tinggi  bagi masyarakat Pulau Sumatra.

Views
Share:

RERUNTUHAN KOTA BAWAH LAUT INI TERNYATA HASIL FENOMENA ALAM

Reruntuhan Kota Bawah Laut Ini Ternyata Hasil Fenomena Alam  



Reruntuhan Kota Bawah Laut Ini Ternyata Hasil Fenomena Alam


Mahessa83 -Penemuan sebuah struktur di bawah laut yang dianggap para peneliti sebuah reruntuhan kota kuno di dekat Pulau Zakynthos, Yunani ternyata hanya sebuah fenomena geologi yang terjadi secara alami hasil dari fenomena alam yang terjadi sejak zaman Pliosen 5 juta tahun yang lalu.

Tim arkeologi kepurbakalaan bawah laut dari Yunani yang mengkhususkan diri dari bidang arkeologi kelautan yang memeriksa situs tidak menemukan bukti lebih lanjut bahwa ini merupakan sisa dari peradaban kuno. 

Seperti untuk diketahui bahwa situs ini ditemukan oleh seorang penyelam snorkeling yang menganggap ini adalah sebuah kota kuno yang tengelam di lautan. Situs yang berada di perairan dangkal terlihat seperti sebuah struktur seperti sebuah kolam yang melingkar dan berlantai aspal yang sangat misterius. Namun setelah diselidiki tidak ditemukan adanya tanda-tanda kehidupan lainnya seperti tembikar.

Dengan menggunakan teknik miskroskop, X-Ray dan analisis kimia, Para peneliti mempelajari kandungan minirel dari struktur di bawah air. Analisis tersebut menunjukkan bahwa reruntuhan yang ditemukan kemungkinan sisa-sisa fosil dari sistem alami yang berada di bawah dasar laut yang selanjutnya merembes dengan hydrokarbon kuno sehingga Metana dan Hydrokarbon muncul dari dasar laut ke permukaan.

Sementara di bawah dasar laut, Mikroba dalam sedimen dengan menggunakan karbon dalam metana sebagai bahan bakar membentuk semen alam di sekitar struktur. Struktur tersebut diketahui oleh para ahli geologi sering juga disebut Concretion.

Erosi kemudian mengenai bagian bawah struktur untuk sebuah ekosistem yang ramai pada zaman modern ini. Zona Subtidal dangkal dimana struktur dibentuk oleh organisme laut, kata Andrew dan rekannya pada journal laut dan Petroleum Geology.

Kami menemukan bahwa distribusi linear dan concretions berbentuk bulat ini kemungkinan hasil dari kesalahan bawah permukaan yang belum sepenuhnya pecah di permukaan dasar laut. Kesalahan tersebut memungkinkan gas seperti metana untuk larut ke dalam permukaan.

"Meskipun situs ini bukan merupakan kota kuno bawah laut penemuan dekat Zakynthos agak jarang terjadi,"  kata Andrews. 

"Fenomena langka di perairan dangkal ini karena kebanyakan formasi serupa dapat ditemukan pada ratusan atau ribuan meter di bawah permukaan laut,"  kata Andrews lebih lanjut.  

sumber: LiveScience


Views
Share:

SEBUAH PULAU BUATAN AKAN DI BANGUN UNTUK PARA PENGUNGSI DI MEDITERANIA

Sebuah Pulau Buatan Akan Di Bangun Untuk Para Pengungsi Di Mediterania  


"Eropa Di Afrika akan menjadi negara berdaulat dihuni secara eksklusif oleh para pengungsi yang berharap untuk masuk Uni Eropa"

Pulau Buatan Eropa di Afrika

Mahessa83 - Seorang arsitek dari negara Belanda mengklaim bahwa dirinya telah mendapatkan solusi untuk para imigran di Eropa. Dia berencana membangun sebuah kota di Laut Mediterania.

Theo Deutinger akan membangun sebuah proyek yang disebut "Europe in Afrika" sebuah pulau buatan yang akan dibangunnya diatas dasar laut antara Tunisia dan Italia, yang nantinya akan dihuni oleh para pengunsi yang ingin menuju Eropa.

Eropa di Afrika (EIA) nantinya akan menjadi negara terpisah dengan konstitusi sendiri, sistem sosial dan ekonomi lengkap dengan Universitas, Stadion Sepakbola, Bandara dan Pemerintahan daerah sendiri.

Pulau ini nantinya akan menjadi sebuah negara dengan beberapa kota di dalamnya. Dengan tanah yang akan disewa dari Tunisia dan Italia dalam jangka waktu 99 tahun. Uni Eropa juga akan membayar sewa selama 25 tahun pertama sampai EIA menjadi negara yang mandiri. Negara ini nantinya bukan menjadi bagian dari Eropa tetapi menjadi negara tersendiri yang berdaulat.

Warga akan diberikan kewarganegaraan EIA (EIA Paspor) sehingga tidak akan ada lagi pengungsi di Eropa. Setelah tinggal dan bekerja selama 5 tahun di EIA, Warga akan mendapatkan kewarganegaraan Uni Eropa yang memungkinkan bagi mereka untuk tinggal dan bekerja di Uni Eropa.

Peta Laut Mediterania

"Ide ini muncul sejak 2 tahun yang lalu sebagai reaksi akibat banyaknya korban pengungsi yang tenggelam di Laut Mediterania menuju Uni Eropa karena  mereka tidak di ijinkan untuk masuk ke Uni Eropa", kata Deutinger.

"Kami mulai bekerja untuk membangun sebuah pulau buatan karena selama ini negara yang paling ramahpun di dunia tidak mau menerima pengungsi menjadi warganegaranya. Mereka hanya memberikan izin untuk tinggal sementara. Mereka tidak di izinkan untuk membangun struktur permanen untuk tempat tinggal mereka. Contohnya Yordania, salah satu negara paling ramah untuk pengungsi Suriah. Mereka takut memiliki kota-kota Suriah ada di wilayah mereka.

Sementara tenda yang diberikan oleh PBB hanya berlaku dalam masa 6 bulan untuk menjamin pengungsi di sebuah negara yang dapat menampung lebih dari 500.000 pengungsi. Sehingga efeknya para pengunsi tidak mempunyai masa depan karena lebih banyak hidup tertekan.

Deutinger juga mengatakan kepada DailyOnlines, bahwa tim sudah membuat konsep dan desain pulau dan Ia memperkirakan Pembangunan Pulau Buatan Untuk Para Pengungsi ini bisa dilakukan dalam waktu 2 tahun yang akan datang.

Desain awal pulau adalah untuk AMDAL untuk menerima 150.000 penduduk. Namun Deutinger menambahkan bahwa tidak akan yang akan berpaling dari EIA.

Tidak ada kata batas maksimum untuk luas dan jumlah penduduk. Satu-satunya batas adalah percepatan pembangunan kontruksi.

Aturan pulau ini adalah setiap penduduk atau keluarga dipersilahkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri yaitu menetap dan bekerja di pulau.

Tak akan ada yang akan pergi walaupun pulau ini penuh, Kecuali tidak ada pekerjaan untuk mereka bertahan hidup di pulau. Pekerjaan yang paling cepat adalah pada sektor pembangunan untuk semua rumah. Tetapi pembangunan instruktur dan pelayanan publik juga perlu dibangun.

Seiring berjalannya waktu dan perkembangan pulau, Instruktur lainnya untuk bisnis juga akan dibangun seperti supermarket, toko-toko atau tempat-tempat hiburan.

EIA adalah segalanya untuk menuju Uni Eropa bagi para pengungsi.


Sumber: DailyMail
Views
Share:

PENEMU RANCANGAN KONTAINER PENAMPUNG LIMBAH NUKLIR TERNYATA ORANG INDONESIA

Penemu Rancangan Kontainer Penampung Limbah Nuklir Ternyata Orang Indonesia  

"Dengan ditemukannya Penampung Limbah Nuklir oleh Dr. Ir. Yudi Utomo Imardjoko masalah limbah nuklir dapat teratasi karena Kontainer Penampung Limbah Nuklir temuan Yudi Utomo dapat bertahan hingga 10.000 tahun"

Dr.Ir. Yudi Imardjoko, Penemu Kontainer Penampung Limbah Nuklir

Mahessa83 - Indonesia yang merupakan negara kepulauan bukan saja memiliki sumber kekayaan alam yang berlimpah, tetapi juga mempunyai sumber manusia yang mumpuni. Yang salah satunya adalah dengan ditemukannya Kontainer Penampung Limbah Nuklir oleh Dr. Ir. Yudi Utomo Imardjoko seorang dosen di Polikteknik Gajah Tunggal dan Direktur Pusat Studi Energi di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta serta Direktur PT. Batam Teknologi.

Penemuannya ini berdasarkan untuk menyelamatkan Batam Tek dari kebangkrutan karena dilarangnya pengayaan Uranium tingkat tinggi untuk radioisotop oleh International Atomic Energy Agency (IAEA) sejak tahun 2010. Padahal Radioisotop dibutuhkan dalam dunia kedokteran dalam menghasilkan diagnosis presisi tinggi dan menjadi bisnis utama PT. Batam Teknologi.

Karena seorang tenaga ahli dari Amerika Serikat gagal memberikan solusi bagi Batam Tek, maka klien rumah sakit mengalihkannya kepada produsen lain. 

Untuk tetap mempertahankan keberadaan PT. Batam Teknologi untuk tetap eksisi dalam usahanya, Maka Dr. Ir. Yudi Utomo Imardjoko mencari solusi dan mengajak Dr. Kustanto sahabatnya saat menimba ilmu di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta untuk bergabung sebagai Direktur Produksi di Batam Teknologi yang pada akhirnya mereka berhasil menemukan teknik baru Pengayaan Uranium Tingkat Rendah untuk memperoduksi Radioisotop. Teknik yang baru diketemukan ini dalam dunia nuklir ini kemudian dinamakan "Formula YK" yang berasal dari gabungan nama Yudiutomo-Kusnanto.

Pemikiran Yudi Utomo didasari pada kemungkinan penanganan limbah radioaktif nuklir dari uraian uranium dan plutonium yang diperkirakan jika ada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Indonesia berkapasitas 1000 megawatt, paling tidak dapat menghasilkan limbah sebanyak 797 ton per tahun.

Penemuan Penampung Limbah Nuklir tersebut berbentuk silinder berbahan titanium dengan diameter 1,6 meter serta memiliki panjang 4 meter. Sedangkan pada lapisan dindingnya mencapai ketebalan 24 sentimeter.

Untuk mendaur ulang limbah nuklir ini dibutuhkan sebuah wadah penyimpanan yang memadai. Ide Penampungan Limbah Nuklir dibuat berdasarkan fungsi untuk menimbun limbah nuklir tersebut. Limbah yang disimpan tersebut akan dibiarkan molekulnya meluruh dengan sendirinya.

Jika secara fisik dan kimia dinyatakan telah stabil, barulah limbah nuklir tersebut bisa dipindahkan ketempat yang lebih terisolasi dari lingkungan karena bagaimanapun juga limbah nuklir sangat berbahaya bagi lingkungan dan mahluk hidup lainnya.

Atas keberhasilan Dr. Ir. Yudi Utomo Imardjoko bersama koleganya, PT. Batam Teknologi kembali bisa memproduksi radioisotop dan menerima kembali pesanan dari klien sebelumnya. Seperti 11 rumah sakit di Indonesia dan luar negri seperti negara Malaysia, Vitnam, Filipina, Banglades, Jepang dan China.

Keberhasilan Dr. Ir. Yudi Utomo Imardjoko bersama koleganya serta PT. Batam Teknologi memunculkan prospek baru karena hingga saat ini baru delapan negara yang memproduksi radioisotop untuk keperluan medis. 

Radioisotop

Seperti diketahui bahwa kebutuhan radioisotop di dunia bisa mencapai 12.000 curie per minggunya. Kebutuhan ini akan tumbuh sekitar 10% per tahunnya. Itu artinya dibutuhkan reaktor berkapasitas lima kali lipat atau sekitar 60.000 curie untuk dapat memenuhi kebutuhan dunia.

Dengan ditemukannya Penampung Limbah Nuklir oleh Dr. Ir. Yudi Utomo Imardjoko masalah limbah nuklir dapat teratasi karena Kontainer Penampung Limbah Nuklir temuan Yudi Utomo dapat bertahan hingga 10.000 tahun lamanya.

Biografi Dr. Ir. Yudi Utomo Imardjoko

Dr. Ir. Yudi Utomo Imardjokoko

Dr. Ir. Yudi Utomo Imardjoko atau juga lebih dikenal dengan nama Yudi Utomo adalah seorang ilmuwan nuklir Indonesia yang dikenal telah menemukan Penampung Limbah Nukir, Ia lahir di Yogyakarta pada 15 Maret 1963. 

Ia merupakan ayah dari 3 orang anak yang bernama Tedjo Sondyako Imardjoko, Tedjo Ardyandaru Imardjoko dan Tedjo Prabandhika Imardjoko. Putra dari almarhum Prof. Imam Barnadibmerupakan alumnus SMA Negeri 1 Yogyakarta dan Fakultas Teknologi Nuklir Universitas Gajah Mada, Yudi Utomo kemudian mendapat beasiswa untuk memperdalam ilmu nuklir di Iowa State University pada jenjang S-2 dan S-3. Dia mampu meraih gelar MSc dan Phd dalam waktu enam tahun. Pencapaiannya tersebut menjadi Yudi Utomo sebagai orang Indonesia termuda yang berhasil meraih gelar doctor pada usia 32 tahun pada tahun 1995.       


sumber:id.wikipedia 


 
Views
Share:

10 SUKU PRIMITIF DI INDONESIA INI TERANCAM PUNAH

10 Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah  

"Seperti diketahui bahwa keberadaan tempat mereka terancam dan mereka harus menyingkir dari daerah mereka sendiri" 

Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah

Mahessa83 - Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 17.550 pulau, 1027 bahasa dan 1500 suku. Dari 1.500 suku bangsa yang ada di Indonesia sembilan diantaranya  kini terancam punah akibat kebijakan pembangunan yang mengancam pelestarian budaya suku asli Indonesia yang pada akibatnya keberadaan 10 Suku Primitif Di Indonesia Ini Terancam Punah.

Seperti diketahui bahwa keberadaan tempat mereka terancam dan mereka harus menyingkir dari daerah mereka sendiri karena keegoan para pengusaha. Sehingga setidaknya ada sekitar 10 Suku Primitif Di Indonesia Terancam Punah karena ulah para manusia modern. Berikut 10 Suku Primitif tersebut yang kami lansir dari berbagai sumber.

1. Suku Oni, Kabupaten Bone


Suku Oni

Suku Oni adalah suku primitif yang tinggal di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Suku ini memiliki tubuh kerdil dengan tinggi hanya sekitar 70 sentimeter. Mereka hidup di gua-gua tersebunyi di daerah pegunungan. Salah satu yang diketahui adalah di Dusun Dekko Mapessangka Ponre sekitar 60 km dari kota Watampone.

Fisik suku Oni seperti manusia normal namun ukuran tubuhnya seperti anak kecil, wajahnya keriput seperti orang tua. Pakaian yang digunakan sehari-hari, terbuat dari kulit tenunan kayu dan dibentuk menjadi pakaian. untuk kebutuhan sehari-hari, mereka hanya bergantung pada buah-buahan yang berada di hutan di sekitar pemukiman mereka.

Saat ini keberadaan mereka sangat sulit untuk diketahui dan ditemukan karena wilayah pemukimannya semakin tersebunyi.   

2. Suku Korowai, Papua


Suku Korowai

Suku Korowai adalah salah satu Suku Primitif Indonesia yang terancam punah keberadaannya. Mereka hidup di hutan pedalaman Pulau Papua. Populasi mereka diperkirakan hanya tinggal 3.000 jiwa saja dan jumlahnya terus mengalami pengurangan akibat sering terjadinya perang antar suku serta serangan penyakit yang sulit untuk disembuhkan.

Suku Korowai tinggal di rumah-rumah pohon yang tinggi menjulang dimana ketinggian rumah mereka bisa mencapai 50 meter dari permukaan tanah. Suku Korowai ini juga dipercaya melakukan praktek kanibalisme yaitu dengan memakan daging manusia. 

3. Suku Togutil, Halmahera Utara


Suku Togutil

Suku Togutil merupakan Suku Primitif Indonesia yang tinggal di Kepulauan Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Populasi mereka diperkirakan hanya tinggal 85 keluarga saja. Cara berpakaian Suku Togukil ini sama dengan suku-suku primitif lainnya di Indonesia. Suku ini tidak mengenakan baju seperti manusia modern tetapi mereka hanya mengenakan cawat yang hanya menutupi aurat mereka. 

4. Suku Anak Dalam, Jambi


Suku Anak Dalam

Suku Kubu atau yang dikenal luas ebagai Suku Anak Dalam atau Orang Rimba adalah salah satu suku bangsa minoroitas yang hidup di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan, Indonesia. Populasi mereka saat ini diperkirakan tinggal sekitar 200.000 orang saja. Menurut tadisi lisan Suku Anak Dalam merupakan orang Maalau Sesat yang lari ke hutan rimba di sekitar Air Hitam, Taman Nasional Bukit Dua Belas. Mereka kemudian dinamakan Moyang Segayo. Tradisi lain menyebutkan mereka berasal dari Pagaruyung yang mengungsi ke daerah Jambi. Hal ini diperkuat dengan adat Suku Anak Dalam mempunyai adat dan bahasa dengan Suku Minangkabau. Sumatera Barat.

Saat ini kehidupan mereka sangat mengenaskan seiring dengan hilangnya sumber daya hutan yang ada di Jambi dan Sumatera Selatan. Proses-proses marginalisasi yang dilakukan oleh pemerintah dan suku bangsa dominan (orang melayu) membuat populasi mereka kian berkurang. 

5. Suku Hutan, Batam


Suku Hutan

Suku Hutan adalah sebutan untuk masyarakat yang hidup terasing di pedalaman hutan Pulau Rempang  Batam, Kepulauan Riau. Dengan hidup sangat terasing dari orang luar dan membatasi diri dengan kehidupan luar menjadikan Suku Hutan ini terancam punah. Tingkat kematian yang tinggi, fasilitas kesehatan yang tidak memadai pada tahun 70-an suku ini hanya tinggal 70 keluarga atau sekitar 150 orang saja.

Saat ini populasi mereka kian menyusut dan Suku Orang Hutan yang mendiami Pulau Rempang ini hanya tinggal 13 orang saja.

Masyarakat Suku Hutan memiliki kebiasaan meminum tuak yang dalam kebiasaan ini mereka sering mengalami penyakit parah hingga kematian. Sejak ratusan tahun yang lalu Suku Hutan ini selalu tinggal di rumah kayu yang beratap daun jerami dengan hidup bertani seperti menanam ubi jalar dan ubi kayu. Selain itu mereka memanfaatkan alam sekitar seperti berburu binatang liar di hutan sekitar pemukiman mereka.   

6. Suku Berebere, Maluku


Suku Berebere

Suke Berebere dianggap juga sebagai suku kanibal yang terakhir terlihat pada tahun 1900-an lalu. Populasi mereka diperkirakan hanya belasan orang saja. Ciri-ciri mereka bertubuh besar dengan tinggi hampir mencapai 2 meter, warna kulit hitam dengan bentuk tubuh yang sangat menakutkan.

Suku ini hidup secara liar di hutan-hutan Halmahera untuk berburu hewan-hewan liar. Jika mereka tidak menemukan hewan liar untuk dimakan, secara diam-diam mereka juga akan memburu manusia dari suku lain untuk di jadikan makanan.

Suku Berebere ini pada masa lalu sangat ditakuti, karena akan sangat ganas apabila bertemu dengan suku-suku lain. Mereka akan memakan daging siapapun secara mentah-mentah. Kemungkinan karena kelakuan suku Berebere ini sangat mengancam ketentraman penduduk suku-suku lain, seperti suku Togutil, membuat suku Togutil memburu dan membasmi suku Berebere. Akibat dari perburuan ini suku Berebere demi menyelamatkan diri lari masuk lebih ke dalam hutan pedalaman. Setelah itu, suku Berebere ini tidak pernah lagi ditemukan oleh penduduk setempat. Tidak diketahui secara pasti, keberadaan suku Berebere saat ini dan pemukimannya pun tidak diketahui.

7. Suku Polahi, Gorontalo


Suku Polahi

Polahi adalah sebutan untuk suku terasing dan primitif yang hidup di hutan pedalaman Gorontalo. Menurut cerita yang beredar di masyarakat, Suku Polahi adalah masyarakat pelarian zaman Belanda yang melakukan eksodus ke dalam hutan karena takut dan tidak mau di jajah oleh Belanda sehingga menjadikan mereka menjadi Suku Terasing sampai dengan saat ini.

Saat ini populasi mereka hanya tinggal 500 orang saja. 200 orang berada di Kecamatan Paguyuman dan 300 orang lainnya berada di Kecamatan Suwawa. Saat ini mereka hidup di hutan pedalaman dalam kelompok-kelompok kecil. 

8. Suku Kombai, Papua


Suku Kombai

Suku Kombai merupakan salah satu Suku Primitif di Indonesia yang hidup di pedalaman hutan Papua. Suku Kombai ini tinggal di rumah-rumah pohon sementara kehidupan mereka mengandalkan hasil berburu dan meramu. Sayangnya belum ada penelitian lebih jauh mengenai kehidupan Suku Kombai dikarenakan norma mereka yang nomaden. 

9. Suku Dayak Ngayau


Suku Dayak Ngayau

Ngayau sebenarnya hanya merupakan sebutan yang artinya memotong kepala musuh. Suku Dayak Ngayau hidupnya masih sangat primitif sekali dan hidup di pedalaman hutan-hutan Kalimantan. Seperti halnya Suku Korowai, Suku Ngayau juga dipercaya mempunyai sifat kanibalisme. Belum ada penelitian lebih lanjut tentang keberadaan mereka di pedalaman hutan-hutan Kalimantan. 

10. Suku Sakai


Suku Sakai

Suku Sakai merupakan salah satu suku bangsa di Indonesia yang hidup di pedalaman Riau, Sumatera. Suku Sakai merupakan keturunan Minangkabau yang melakukan migrasi ke tepi Sungai Gasib, di hulu Sungai Rokan, pedalaman Riau pada abad ke-14. Seperti halnya Suku Ocu (penduduk asli Kabupaten Kampar), Orang Kuantan, dan Orang Indragiri, Suku Sakai merupakan kelompak masyarakat dari Pagaruyung yang bermigrasi ke daratan Riau berabad-abad lalu. Sebagian besar masyarakat Sakai hidup dari bertani dan berladang. Tidak ada data pasti mengenai jumlah orang Sakai. Data kependudukan yang dikeluarkan oleh Departemen Sosial RI menyatakan bahwa jumlah orang Sakai di Kabupaten Bengkalis sebanyak 4.995 jiwa. 

Mungkin masih banyak lagi suku-suku primitif di Indonesia lainnya yang terancam punah yang belum dapat kami ungkapkan seluruhnya. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan kita tentang keberadaan suku-suku primitif di Indonesia ini yang kalau kita tidak jaga dan lestarikan lambat laun pada gilirannya akan punah dari bumi Indonesia.


Views
Share:

Blog Archive

Bookmarking

Ikuti Facebook