MISTERI DINDING KUNO KHATT SHEBIB SEPANJANG 150 KM DI YORDANIA

Misteri Dinding Kuno Khatt Shebib Sepanjang 150 Km Di Yordania  


Dinding Kuno Khatt Shebib

Mahessa83 - Peta baru dari dinding kuno sepanjang 93 mil (150 km) di Yordania telah menjadi misteri oleh para arkeolog seperti kapan tembok tersebut dibangun, siapa yang membangun dan apa tujuannya.

Dinding Kuno atau yang lebih dikenal dengan sebutan "Khatt Shebib" pertama kali dilaporkan keberadaannya pada tahun 1948 oleh Sir Alek Kirkbride, seorang diplomat Inggris di Yordania saat terbang dengan pesawat udara di atas Yordania. Ia melihat dinding batu berjalan tanpa tujuan yang jelas di seluruh negri.

Para arkeolog dari Aerial Arkeologi Yordania (AAJ) menyelidiki sisa-sisa dinding kuno ini dengan menggunakan foto udara. Para peneliti menemukan bahwa dinding sepanjang dari  utara-timur laut ke selatan barat daya berjarak sekitar 66 mil (106 km). Mereka menemukan struktur dinding berisi bagian dimana dua dinding berjalan berdampingan dari bagian lain yang bercabang.

"Jika kita menambahkan dan membentangkan tali dari dinding paralel tersebut mungkin panjang dinding tersebut sekitar 93 mil (150 km) dengan tinggi sekitar satu meter (3,3 kaki) serta lebar sekitar setengah meter (1,6 kaki)". tulis David Kennedy seorang profesor di University of Western, Australia.   

Di sepanjang dinding kuno Khatt Shebib, Para peneliti juga menemukan sekitar 100 dari sisa-sisa menara berukuran sekitar 2-4 meter. Beberapa menara ini dibangun setelah tembok kuno ini dibangun terlebih dahulu.

Menara-menara ini mungkin mempunyai banyak kegunaan, Beberapa diantaranya mmungkin digunakan sebagai tempat berlindung atau mungkin digunakan sebagai pos jaga atau juga digunakan oleh para pemburu untuk bersembunyi dari binatang buas.

Misteri Kuno

Dinding Kuno Khatt Shebib

Penelitian ini masih menyisakan misteri bagi para arkeolog. Dengan pertanyaan-pertanyaan kapan dinding ini dibangun atau siapa yang membangun dan dengan tujuan apa?

Sejauh ini, informasi yang para ilmuwan miliki hanya sebatas dari penemuan tembikar yang ditemukan di sekitar menara dan tempat lainnya di sepanjang dinding, kata Kennedy. Berdasarkan dari tembikar yang ditemukan oleh para peneliti hingga saat ini, Tembok Kuno ini kemungkinan besar di bangun pada Periode Nabatea (312 B,C - A.D 106) dan Periode Umayyah (AD 661-740).

Meskipun salah satu kerajaan atau kekaisaran yang memerintah di Yordania dalam bentang waktu yang panjang bisa membangun dinding kuno ini, struktur bangunan mungkin tidak dibangun oleh kerajaan besar. 

Sementara tujuan dibangunnya dinding kuno ini masih merupakan misteri bagi para peneliti. Dengan ketinggian yang rendah dan lebar yang sangat sempit ini menunjukkan bahwa dinding kuno ini dibangun bukan sebagai tempat pertahanan. Sedangkan jejak pertanian kuno terlihat di sebelah barat dari arah timur, ini menunjukkan bahwa struktur dinding menandai batas antara petani kuno dengan pengembala, kata para peneliti. 

Pada akhirnya tanah lapang ini diperlukan untuk memecahkan misteri ini. Arkeologi Aerial tidak akan pernah menyelesaikan pertanyaan-pertanyaan kunci dari kapan dan dengan tujuan apa dinding kuno ini dibangun, Untuk itu kami membutuhkan kerja lapangan yang sistematis, tulis Kennedy.   


sumber: livescience

 
Views
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik artikel. Komentar yang tidak relevan dengan topik artikel akan terhapus.

Note: only a member of this blog may post a comment.

Blog Archive

Bookmarking

Ikuti Facebook