7 BUDAYA KUNO YANG DILUPAKAN SEJARAH

Rate this posting:
{[['']]}

Bagikan Artikel

7 Budaya Kuno Yang Dilupakan Sejarah  


Tanah Punt

Mahessa83 - Banyak Budaya Kuno Yang Di Lupakan Sejarah, Orang Mesir memiliki Piramida, Orang-Orang Yunani memiliki patung dan kuil-kuil dan orang-orang di seluruh dunia juga tahu tentang Suku Maya dengan kalender mereka yang sangat terkenal.

Namun tidak sedikit bangsa kuno lainnya mendapatkan sedikit perhatian dan terlupakan oleh sejarah dunia. Berikut 7 Budaya Kuno Yang Di Lupakan Sejarah dan tidak mendapat perlakuan dengan layak.

1. Budaya Kuno Silla Raya



Budaya Kuno Silla Raya

Silla Raya adalah salah satu dinasti kerajaan paling lama berdiri. Kerajaan ini memerintah wilayah Semenanjung Korea antar 57 SM hingga 935 M. Baru-baru ini para peneliti menemukan sedikit wawasan dengan ditemukannya tulang utuh dari seorang wanita berusia sekitar 30-an tahun pada tahun 2013 lalu di dekat ibukota bersejarah Silla (Gyeongju). Analisis pada tulang wanita ini mengungkapkan bahwa ia mungkin seorang vegetarian  yang mengkonsumsi beras, kentang atau gandum. Dia juga memiliki tengkorak yang memanjang.

Silla didirikan oleh Raja Bak Hyeokgeose. Legenda mengatakan bahwa ia menetas dari sebuah telur misterius  di hutan dan menikah dengan seorang ratu yang lahir dari rusuk naga. Seiring berjalannya waktu, Budaya Silla berkembang pesat, masyarakatnya hierakis dengan kelas bangsawan kaya. 

Meskipun sisa-sisa manusia dari orang-orang Silla jarang ditemukan, Para arkeolog telah berhasil menemukan barang-barang mewah yang dibuat oleh budaya ini eperti belati emas, besi delima merah muda untuk perhiasan giok dan barang-barang mewah lainnya yang kini di simpan di Museum Nasional Gyeongju, Korea Selatan.

2. Budaya Kuno Indus


Budaya Kuno Indus

Indus adalah salah satu budaya kuno paling terkenal di dunia yang terbentang dari Sungai Indus dizaman modern disebut dengan Pakistan ke laut arab dan Gangga di India. Peradaban Indus berlangsung selama ribuan tahun dari sekitar 3300 SM hingga 1600 SM.

Indus juga dikenal sebagai Harappans, mengembangkan limbah dan sistem pengeingan untuk kota-kota mereka, membangun gedung-gedung yang mengesankan dan beberapa lumbung serta artefak seperti tembikar dan manik-manik dari kaca. Mereka bahkan memiliki perwatan gigi seperti yang ditemuakannya 11 gigi geraham yang di bor milik orang dewasa yang hidup antara 7.500 - 9.000 tahun yang lalu di Lembah Indus.

Menerut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2006 dalam jurnal Nature, Sebuah studi pada tahun 2012 menunjukkan bahwa perubahan iklim dengan jarangnya musim hujan serta kemarau panjang menimpa wilayah Harappa memaksa peradaban ini menghilang dan berpindah ke tempat beriklim basah.

3. The Sanxingdui


The Sanxingdui

The Sanzingdui adalah budaya Zaman Perunggu yang berkembang ditempat yang sekrang ini dikenal dengan sebuatan Provinsi Sichuan, Cina. Seorang petani pertama kalinya menemukan artefak dari Sanxingdui  pada tahun 1929 yang kemudian digali pada tahun 1986 menemukan ukiran batu giok dan patung-patung dari perunggu setinggi 2,4 meter.

Meskipun bukti artistik budaya Sanxingdui tidak ada yang benar-benar tahu, para arkeolog percaya mungkin meeka memiliki dewa atau nenk moyang. Situs Sanxingdui menunjukan bukti peninggalan dari 2.800 atau 3.000 tahun yang lalu dan kota kuno lainnya yaitu Jinha yang berada di dekatnya menunjukkan bukti bahwa Sanxingdui berpindah kesana. 

Pada tahun 2014 para peneliti di pertemuan tahunan American Gheophysical Union berpendapat pada waktu sekitar waktu itu terjadi gempa bumi besar dan tanah longsor dekat Sungai Minjiang yang mengubur Sanxingdui kedalam air dan memaksa mereka untuk berpindah tempat.

4. The Nok


The Nok

Budaya Kuno selanjutnya adalah Budaya Nok. Budaya ini sangatlah misterius dan sedikit orang yang tahu keberadaannya. Budaya ini diperkirakan berlangsung sekitar 1.000 SM - 300 SMdengan apa yang kita sebut sekarang dengan Nigeria. Bukti keberadaan Nok ditemukan secara kebetulan selama operasi tambang timah pada tahun 1943. Menurut Metropolitan Museum of Art di New York, Penambang menemukan patung kepala terra-cotta mengisyaratkan patung yang kaya seni tinggi. Sejak itu Patung Tera-Cotta banyak ditemukan termasuk penggambaran orang yang mengenakan perhiasan yang rumit dan membawa tongkat dan flails, simbol otoritas yang juga terlihat dalam seni Mesir Kuno. Menurut Minneapolis Institute of Art patung lain menunjukkan orang-orang dengan penyakit seperti Kaki Gajah.

Berkontribusi untuk misteri seputar Nok, Artefak banyak yang hilang dari konteks mereka tanpa analisis arkeologi, Pada tahun 2012, Amerika Serikat kembali mengembalikan patung-patung ke Nigeria setelah dicuri dan diselundupkan ke Amerika Serikat.

5. Etruscan


Etruscan

Etruscan adalah masyarakat berkembang di Italia Utara sekitar 700 SM - 500 SM ketika mereka mulai di serap oleh Republik Romawi. Mereka mengembangkan bahasa tulisan yang unik yang terdapat pada makam keluarga mewah termasuk satu milik seorang pangeran yang pertama kali digali pada tahun 2013.

Masyarakat Etruscan memiliki sisten teoraksi dan artefak yang ditemukan menunjukkan bahwa ritual agama adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Penggambaran tertua melahirkan dalam seni barat, dewi berjongkok untuk melahirkan, Ditemukan di tempat suci Etruscan di Poggio Colla, 

Di tempat yang sama arkeolog juga menemukan 4 kaki oleh 2 kaki (sebesar 1,2 0,6 meter) batu pasir slab mengandung ukiran langka di Etruscanlanguage. Situs Etruscan lain di Poggio Civitate adalah sebuah komplek persegi ang mengelilingi sebuah halaman. Ini adalah bangunan terbesar di Mediterania pada waktu itu, kata arkeolog yang telah menggali 25 artefak di situs tersebut.

6. Tanah Punt


Tanah Punt

Beberapa budaya yang dikenal memalui catatan budaya lain. Itulah yang terjadi dengan tanah misterius Punt. Sebuah kerajaan di suatu tempat di Afrika yang diperdagangkan dengan orang Mesir Kuno. Dua kerajaan bertukar barang dari setidaknya pada 26 SM pada saat pemerintahan Fir'aun Khufu (Pembangun Piramida Agung Giza).

Anehnya tak ada yang benar-benar tahu di mana Budaya Kuno Tanah Punt berada. Mesir banyak meninggalkan deskripsi dari barang-barang mereka yang didapatkan dari Punt (Emas, Kayu Ebony dan Dupa) dan ekspedisi pelayaran mereka di kirim ke kerajaan yang hilang. Para ahli memperkirakan bahwa Punt berada di Saudi atau Afrika atau mungkin menyelusuri Sungai Nil di perbatasan Modern Sudan Selatan dan Ethiopia.

7. Budaya Bell-Beaker


Budaya Bell-Beaker

Budaya Bell-Beaker membuat bejana tembikar berbentuk lonceng terbalik. Pembuat cangkir minum khas tersebut hidup di Eropa antara sekitar 2.800 SM - 1.800 SM. Mereka juga meninggalkan artefak dari tembaga pada kuburan termasuk sebuah pemakaman dari 154 makam yang terletak di zaman modern Rep. Ceko.

The Bell-Beaker juga bertanggung jawab atas pembangunan di Stonehenge. Para peneliti juga telah menemukan orang-orang yang telah di atur dari bluestones, situs kecil yang berasal dari Wales.          

Nah itulah 7 Budaya Kuno Yang Dilupakan Sejarah, Semoga artikel ini dapat menambah wawasan kita semua.

 Sumber:LiveScience



Daftar di sini dengan alamat email Anda untuk menerima update dari blog ini di inbox Anda..

0 Response to "7 BUDAYA KUNO YANG DILUPAKAN SEJARAH "

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai topik artikel. Komentar yang tidak relevan dengan topik artikel akan terhapus.